Home / Nusantara

Minggu, 7 Januari 2024 - 22:26 WIB

Ganjar Berjanji Alokasikan Anggaran Besar Untuk Kementrian Pertahanan

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo

Jakarta, CNN Indonesia — Calon Presiden Nomor urut 3 Ganjar Pranowo berjanji akan mengalokasikan anggaran besar kepada Kementerian Pertahanan agar Minimum Essential Force (MEF) atau kekuatan minimum bisa dicapai.
Janjinya, besaran anggaran yang digelontorkan untuk mencapai kekuatan tersebut mencapai 1-2 persen dari PDB.

Ganjar mengatakan anggaran besar diperlukan sebagai antisipasi atas pertarungan global antara Amerika Serikat dan China yang mengemuka belakangan ini. Ganjar mengatakan anggaran besar itu bisa dimanfaatkan untuk mempersakti sistem pertahanan di dalam negeri.

Dengan anggaran itu, kalau sampai terpilih menjadi presiden, ia akan membeli rudal hipersonik, senjata siber, sensor kuantum dan sistem senjata otonom.

Baca juga  Catatan Akhir Tahun SMSI 2024: Pendidikan Berpikir Kritis Menunjang Jurnalisme Berkualitas

“Itu bisa dilakukan kalau anggaran dari Kemenhan itu 1 sampai 2 persen dari PDB. Sehingga MEF kita akan bisa tercapai,” katanya dalam Debat Calon Presiden yang digelar Minggu (7/1) malam.

Selain berjanji menaikkan anggaran pertahanan, Ganjar juga berjanji akan melakukan reformasi kepolisian. Reformasi dilakukan demi mengantisipasi masalah keamanan, terorisme, narkoba, pinjaman online, judi online, kekerasan seksual.

Reformasi juga dilakukan untuk memperbaiki kualitas SDM. Dengan reformasi, ia berharap SDM kepolisian bisa menjadi kuat dalam menghadapi serangan siber.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat ketiga Pilpres 2024 pada malam hari ini, Minggu (7/1). Debat dihelat di Istora Senaya, Jakarta.

Baca juga  PP Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadhan 11 Maret

Dalam debat kali ini, tiga calon presiden yang beradu gagasan. Mereka adalah Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Tema debat seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri.

Tiap capres diberi waktu untuk memaparkan visi dan misi masing-masing di awal debat. Setelah itu dilanjut pertanyaan dari panelis yagn dibacakan moderator lalu segmen tanya jawab antarcapres.

Debat akan dipandu oleh dua moderator yang merupakan jurnalis MNC Grup, yakni Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi. MNC Grup dan Garuda TV dipilih menjadi stasiun televisi yang menyiarkan.

(agt)

 

Share :

Baca Juga

Nusantara

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Bergulir Lagi, Roy Suryo Usul Libatkan UI dan BRIN

Nusantara

Ahok Kritik Keras Wacana Sawit di Papua: Banyak Permainan Kotor Bos Sawit

Nusantara

Awal Pekan Diguyur Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Ancam Kota-Kota Besar

Nusantara

Evakuasi Duka di Musala Al Khoziny: 40 Jenazah Ditemukan setelah 7 Hari Reruntuhan

Nusantara

Kisah Heroik Rafi, Santri Ponpes Al Khoziny yang Rela Menyelamatkan Teman Sebelum Tutup Usia

Nusantara

Jokowi yang Dulu Pilih Pensiun di Solo, Kini Terekam Beri Arahan Petinggi PSI di Bali: Masih Berpolitik?

Nusantara

Dugaan Penyalahgunaan Smart TV Bantuan Presiden, dipakai Karaoke

Nusantara

Bali Dilanda Banjir Hebat, Dua Permukiman dan Akses Transportasi Lumpuh