Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Bentangkaltim.com/ist).

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda– Belakangan ini fasilitas publik (faslik) seperti tempat parkir dan taman kota kini tidak aman bagi masyarakat saat berkunjung ke lokasi tersebut.

Misalkan Taman Kota Tepian Mahakam menjadi tempat yang kerap dikeluhkan masyarakat karena pungutan liar hingga pengamen yang selalu menganggu ketenangan bagi pengunjung.

Sebab itu, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengusulkan agar lokasi yang menjadi aset daerah harus diterapkan parkir eletronik dan dipasang CCTV

“Kita perlu memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, optimalisasi pendapatan daerah sekaligus peningkatan mutu pelayanan fasilitas publik, supaya masyarakat merasa aman dan tidak terganggu dengan masang CCTV,” ungkap Deni.

Baca juga  Medsos Erick Thohir Sepi Timnas di Tengah Performa Buruk Sepak Bola Nasional

Hal itu dinilai Deni, lebih efektif dalam peningkatan rasa aman pengguna kendaraan dianggap sebagai variabel kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap kebijakan retribusi daerah.

“Implementasi sistem parkir modern harus dibarengi dengan fasilitas jaminan keamanan yang sepadan,” tuturnya.

Salah satu terobosan strategis yang didorong DPRD adalah integrasi teknologi kamera pengawas di titik-titik lokasi parkir resmi.

Ketika masyarakat membayar retribusi parkir digital maupun berlangganan, menurut Deni mereka berhak mendapatkan kepastian perlindungan atas kendaraan dan barang bawaan mereka secara memadai.

Baca juga  DPRD Samarinda Dorong Pelaku Usaha Sediakan Lahan Parkir Agar Tidak Ganggu Fasilitas Publik

Deni menilai, modernisasi perparkiran bukan sekadar mengubah metode pembayaran dari tunai ke digital, melainkan juga menaikkan standar pelayanan publik.

Fasilitas keamanan seperti CCTV tidak hanya berfungsi memantau aktivitas secara real-time, tetapi juga menjadi tolok ukur profesionalisme pengelolaan parkir daerah.

Deni mendorong agar kedepankan evaluasi terhadap kesalahan dan kelemahan di lapangan, seperti potensi kehilangan barang atau helm pengguna kendaraan harus dijadikan pemicu untuk menyempurnakan fasilitas sebelum sistem baru diterapkan secara masif.

Bagi Deni, partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan retribusi sangat bergantung pada kualitas fasilitas yang mereka terima. (ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat

Advertorial

BBM di SPBU Banyak yang Kosong hingga Antrian Masih Terjadi, DPRD Samarinda Minta Tambahan Kuota

Advertorial

Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Perhatian DPRD Samarinda