Home / Bontang

Jumat, 5 Januari 2024 - 21:54 WIB

Keluarga Korban Penembakan Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Korban

Korban

Bentangkaltim.com, Bontang – Bocah 15 tahun yang jadi korban penembakan teman sendiri kini sudah selesai menjalani operasi. Namun begitu korban belum sadarkan diri hingga saat ini.

Imel selaku kakak korban menyebutkan hingga saat ini operasi pengambilan peluru di kepala sang adik sudah rampung. Akan tetapi adiknya belum sadarkan diri, lantaran menunggu pemulihan pasca operasi.

“Sudah selesai operasinya. Pelurunya juga sudah diambil, tapi adik saya saat ini masih belum sadarkan diri dan kritis kondisinya,” sebutnya.

Ia juga menanggapi soal pelaku yang mengatakan awalnya senapan tersebut untuk menembak tikus.

“Bisa dilihat dari perkataan saksi kemarin, tidak ada menyebut bahwa pelaku mengambil senapan angin tersebut untuk menembak tikus. Senapan tersebut langsung di todong ke kepala adik saya, yang menyebabkan adik saya kritis hingga saat ini,” bebernya.

Baca juga  DPRD Bontang Soroti Speed Bump Terlalu Banyak, Dishub Bakal Dimintai Penjelasan

Pihaknya pun sangat menyayangkan atas pengakuan pelaku yang sangat berbeda dengan pengakuan saksi.

“Kami selaku keluarga korban meminta tindakan tegas dari pihak kepolisian. Karena jelas senjata yang pelaku gunakan itu adalah milik bapak pelaku. Di sini kami rasa orang tua pelaku sangat lalai, harusnya ini masuk dalam penyelidikan pihak yang kepolisian,” tegas Imel saat diwawancarai langsung oleh redaksi Bentangkaltim.com.

Lebih lanjut, pihak keluarga korban pun, menolak keluarga pelaku untuk menjenguk. Karena merasa pihak keluarga pelaku sudah terlambat dan tidak memiliki rasa empati.

Baca juga  Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

“Rabu kemarin saya dengan pihak keluarga pelaku mau ke rumah sakit. Kami tolak karena bagi kami itu sudah terlambat. Karena seharusnya kalau mereka merasa bersalah dan punya pertanggung jawaban, harusnya dari awal adik saya berjuang hingga selesai operasi mereka ada di sini. Bukan setelah selesai operasi baru mau ke sini,” terang imel.

“Kami ketemu pihak keluarga pelaku itu hanya saat di RS PKT saja. Setelah itu pihak keluarga korban kayak tidak ada rasa bersalah dan tanggung jawab,” tutupnya.(han)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur