Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 21 November 2025 - 17:09 WIB

Bupati Kutim Instruksikan Penguatan Koordinasi OPD untuk Tuntaskan Masalah Pendidikan

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat koordinasi dalam penyelesaian berbagai persoalan pendidikan.

Menurutnya, tantangan yang muncul bukan sekadar terkait teknis sekolah, tetapi juga menyangkut pendataan, sosial, dan kondisi ekonomi keluarga.

Beberapa program strategis seperti wajib belajar dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) membutuhkan sinergi yang solid. Tanpa koordinasi antarsektor, kebijakan yang dirancang pemerintah daerah berpotensi berjalan lambat dan tidak tepat sasaran.

Bupati menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak bisa berdiri sendiri, harus ada dukungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta pemerintah kecamatan menjadi elemen penting dalam memastikan setiap anak mendapat hak pendidikan.

Baca juga  Keterbatasan Ruangan, Puskesmas Teluk Lingga Tetap Maksimalkan Layanan Kesehatan

Ardiansyah juga meminta OPD memperkuat komunikasi lintas bidang agar tidak terjadi tumpang tindih informasi.

Sinkronisasi data menjadi salah satu fokus yang ditekankan mengingat adanya temuan ketidaksesuaian antara data lapangan dan data administrasi.

Selain koordinasi, bupati meminta perangkat daerah aktif turun memetakan kendala di desa-desa.

Ia menilai kerja lapangan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca juga  Manuver Prabowo: Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi Demi Indonesia Gemilang?

“Masalah pendidikan tidak bisa diatasi sendiri. OPD harus saling mengisi dan saling menopang agar target dapat dicapai,” ujar Ardiansyah, Jumat (21/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah kabupaten berkomitmen mendorong percepatan perbaikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan.

Keterlibatan semua sektor menjadi kunci dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia Kutim.

Peningkatan kapasitas OPD harus diikuti dengan kolaborasi yang kuat, hanya dengan cara itu Kutim dapat memenuhi standar pelayanan pendidikan yang diharapkan.

“Kita harus memastikan kebijakan berjalan efektif. Koordinasi adalah fondasi utama penyelesaian persoalan pendidikan,” pungkasnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Bontang Ingatkan Pos Damkar Bontang Kuala Tidak Berakhir Jadi Aset Terbengkalai

Advertorial

DPRD Bontang Minta ASN Taat Aturan Absensi dan Hindari Manipulasi Lokasi

Advertorial

DPRD Bontang Minta Dasar Hukum Penggunaan Aset Pemkot untuk Koperasi Merah Putih Diperjelas dalam Raperda BMD

Advertorial

DPRD Samarinda Dorong Pemanfaatan Sampah jadi Energi Listrik

Advertorial

DPRD Bontang Soroti Ketersediaan Material Pembangunan, Isu Galian C Jadi Perhatian dalam Pembahasan RTRW

Advertorial

Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Advertorial

DPRD Cermati Status Lahan Wana Tirta, Jangan Sampai RTRW Timbulkan Masalah Baru

Advertorial

Helmi Pastikan DPRD Samarinda Bantu Kegiatan GMKI Tapi Sesuaikan Kemampuan Anggaran