Home / Nusantara

Sabtu, 13 Januari 2024 - 20:47 WIB

Carok Maut di Bangkalan, 4 Orang Tewas

Jakarta – Insiden carok terjadi di Desa Bumi Anyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur. Peristiwa ini melibatkan dua desa dan menewaskan empat orang.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkap motif carok maut tersebut. Berikut informasi selengkapnya.

1. Viral Carok Maut di Bangkalan
Carok maut di Bangkalan viral di media sosial lewat video yang berdurasi 16 detik. Dikutip dari detikJatim, terlihat sejumlah orang dalam video itu sedang beradu sajam yang berdenting.

Selain itu, terdengar teriakan dari orang-orang yang sedang carok tersebut. Di video lain, terlihat tubuh-tubuh yang diduga korban carok.

“Settong (satu), duwa’ (dua), tello’ (tiga), iyeh empa’ se mateh (iya empat yang mati),” ujar suara pria dalam rekaman.

Carok maut itu terjadi di Bumianyar, Tanjung Bumi, Bangkalan, pada Jumat (12/1/2024). Akibatnya, empat orang tewas. Polisi membenarkan peristiwa tersebut.

Baca juga  Ada Apa dengan Jokowi? Gestur dan Kondisi Kulit Presiden ke-7 ini Jadi Sorotan Publik

“Iya benar. Ini kami sedang ke lokasi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Seputro, Jumat (12/1/2024).

2. Carok Maut di Bangkalan Libatkan 2 Desa
Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Seputro mengungkapkan carok itu melibatkan dua desa, yaitu Desa Bumi Anyar dan Desa Larangan, Kecamatan Tanjung Bumi. Meski demikian, pihaknya masih mendalami motif kejadian tersebut.

“Sama-sama Tanjung Bumi, diduga pertarungan (warga) antara dua desa, Bumi Anyar dan Larangan. Untuk motifnya masih kami dalami,” katanya.

3. Identitas 4 Korban Tewas
Carok maut di Bumianyar, Tanjung Bumi, Bangkalan menewaskan empat orang. Berikut identitas keempat korban.

Matterdam, warga Desa Larangan Timur
Mattanjar, warga Desa Larangan Timur
Najehri, warga Desa Larangan Timur
Hafid, berdomisili di Desa Bumi Anyar.

4. Motif Carok Maut di Bangkalan
Pihak kepolisian mengungkap motif carok maut di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan. Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya mengatakan motif carok maut adalah ketersinggungan pelaku terhadap korban.

Baca juga  JPD 2025 di Kutai Timur, Pemuda Hebat Membangun Kalimantan Timur

Febri mengatakan, saat itu salah satu pelaku berjalan hendak menuju ke acara tahlilan. Kemudian dua korban berboncengan motor memblayer saat melintas melewati korban.

Pelaku kemudian menegur korban, tapi korban tidak terima. Mereka menghentikan motor dan turun, lalu mendekati pelaku, kemudian terlibat cekcok sampai korban sempat memukul pelaku.

Pelaku sakit hati dan pulang mengajak saudaranya, lalu mengambil senjata tajam. Korban juga pulang mengambil senjata dan mengajak tiga orang lainnya.

Mereka lalu bertemu di TKP dan bertarung. Empat orang tewas dalam carok maut ini.

“Jadi motifnya ini diduga pelaku tersinggung pada korban,” kata Febri, Sabtu (13/1/2024).

(kny/jbr)

 

Share :

Baca Juga

Nusantara

Persib Menjauh, Borneo FC dan Persija Membayangi

Nusantara

Prabowo: Kunjungan Luar Negeri Demi Amankan Pasokan Minyak Nasional

Dunia

Tertahan di Selat Hormuz, Nasib Dua Tanker Pertamina Masih Bergantung Diplomasi RI

Nusantara

Sempat Bikin Panik, Kereta Cepat Whoosh Mendadak Berhenti di Tengah Jalur

Nusantara

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Bergulir Lagi, Roy Suryo Usul Libatkan UI dan BRIN

Nusantara

Ahok Kritik Keras Wacana Sawit di Papua: Banyak Permainan Kotor Bos Sawit

Nusantara

Awal Pekan Diguyur Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Ancam Kota-Kota Besar

Nusantara

Evakuasi Duka di Musala Al Khoziny: 40 Jenazah Ditemukan setelah 7 Hari Reruntuhan