Bentangkaltim.com, BONTANG – SMPN 3 Bontang menunjukkan komitmennya menjadi sekolah yang ramah inklusi dengan mempersiapkan tenaga pendidik yang mumpuni. Waka Kesiswaan SMPN 3 Bontang, Suriati, mengatakan bahwa beberapa guru telah dipersiapkan melalui berbagai pelatihan menangani peserta didik inklusi.
Suriati, selaku Waka Kesiswaan SMPN 3 Bontang menyebutkan bahwa dua guru Bimbingan Konseling (BK) telah mengikuti pelatihan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang. Saat ini, SMPN 3 Bontang menangani satu anak inklusi yang telah resmi mendapatkan asesmen dan dinyatakan sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
“Beberapa guru kita sudah dipersiapkan dan yang terbaru ada dua guru Bimbingan Konseling (BK) yang sudah ikut pelatihan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang,” terangnya.
SMPN 3 Bontang telah aktif mengirim guru-guru untuk mengikuti pelatihan inklusi bahkan sebelum adanya edaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tentang kewajiban setiap sekolah untuk menjadi sekolah inklusi. Dengan demikian, SMPN 3 Bontang siap menyambut peserta didik inklusi dan memberikan mereka pendidikan yang berkualitas.
Plt Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan UGM untuk memberikan pelatihan bagi setiap guru di Bontang. Dengan adanya pelatihan ini, guru-guru di Bontang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani peserta didik inklusi.
“Seluruh perwakilan guru dari setiap sekolah sudah kita berikan pelatihan, agar siap untuk menjalankan peraturan baru sebagai sekolah inklusi,” ucap Saparuddin.
Sebagai informasi, mulai ajaran baru tahun 2025/2026, setiap sekolah di Bontang akan menjadi sekolah inklusi. SMPN 3 Bontang telah siap menyambut peserta didik inklusi dan memberikan mereka pendidikan yang berkualitas. Dengan komitmen dan persiapan yang matang, SMPN 3 Bontang diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Bontang.
Dengan adanya sekolah inklusi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Bontang. SMPN 3 Bontang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik.(han/adv)










