Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 17 November 2025 - 18:09 WIB

Pemerataan Energi Tercapai, Seluruh Desa di Kecamatan Telen Kini Terang 24 Jam

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memastikan seluruh desa di wilayahnya kini telah menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.

Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah bersama PLN dalam mewujudkan pemerataan energi hingga ke pelosok.

Camat Telen, Petrus Ivung, mengatakan bahwa semua desa di wilayahnya sudah terhubung dengan jaringan listrik aktif. Langkah ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang berorientasi pada pelayanan masyarakat di daerah terpencil.

“Kalau listrik semuanya sudah teraliri 24 jam. Ini bentuk perhatian pemerintah dan PLN agar masyarakat di pedalaman juga merasakan manfaat yang sama seperti di perkotaan,” ujar Petrus Ivung saat ditemui.

Baca juga  Antrean Di SPBU Jadi Sorotan, DPRD Minta Distribusi Pertalite Diawasi

Namun, di tengah pencapaian tersebut, masih ada beberapa wilayah yang memerlukan penambahan tiang jaringan listrik untuk memperkuat sistem distribusi.

Daerah seperti Muara Pantun dan Juq Ayaq menjadi contoh, karena permukiman warga di sana tersebar hingga ke wilayah perbukitan.

“Masyarakat menginginkan tambahan tiang jaringan, karena tiang yang ada baru sampai kilometer tiga, sementara warga tinggal sampai kilometer sepuluh. Ini akan kami koordinasikan dengan pihak PLN,” jelas Petrus.

Beberapa desa seperti Rantau Panjang dan Long Noran kini memperoleh pasokan listrik dari jaringan PLN yang terhubung ke Muara Wahau.

Bahkan, jalur listrik harus melewati area perkebunan sawit, sebagai bukti upaya bersama dalam memberikan pelayanan tanpa batas wilayah administratif.

Baca juga  Tarif Sewa Mobil di IKN Naik Nyaris Empat Kali Lipat

Selain itu, Long Segar kini berfungsi sebagai pusat jaringan listrik yang juga melayani beberapa desa di sekitarnya, termasuk Kernyayan, Long Melah, dan Marah Haloq.

Dengan sistem tersebut, pasokan listrik di Kecamatan Telen semakin stabil dan merata ke seluruh desa.

Petrus menegaskan bahwa dengan telah teralirinya listrik 24 jam, masyarakat kini bisa beraktivitas lebih produktif, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

“Kami bersyukur semua desa sudah terang. Ke depan kami fokus memperkuat jaringan agar pelayanan listrik semakin maksimal,” pungkasnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026