Home / Bontang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:48 WIB

Ribuan Balita Ditimbang Serentak, Ini Langkah Besar Bontang Lawan Stunting

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas melalui pelaksanaan Operasi Timbang Serentak 2026 yang berlangsung pada 9–13 Juni 2026. Program ini bukan sekadar kegiatan penimbangan balita, tetapi menjadi langkah strategis untuk memetakan kondisi kesehatan anak sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kota Bontang.

Sebanyak 9.840 balita menjadi sasaran dalam kegiatan yang dilaksanakan serentak di 125 Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bontang. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan intervensi yang tepat sasaran guna meningkatkan status gizi anak dan menekan angka stunting.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa persoalan stunting harus dicegah sejak awal kehidupan, bahkan sejak masa kehamilan. Menurutnya, masih adanya bayi yang lahir dalam kondisi stunting menjadi tantangan yang harus diatasi bersama melalui peningkatan kesehatan ibu, pemenuhan gizi, sanitasi yang baik, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca juga  Warga Guntung Ditangkap Polisi Usai Edarkan Sabu Seberat 257,66 Gram

Sebelum pelaksanaan operasi timbang, Pemerintah Kota Bontang telah menggelar berbagai rapat koordinasi lintas sektor untuk memastikan data yang digunakan benar-benar valid dan akurat. Berbagai perangkat daerah, puskesmas, kecamatan, kelurahan hingga kader Posyandu dilibatkan dalam proses sinkronisasi data agar setiap program intervensi dapat menjangkau keluarga yang memang membutuhkan.

Berdasarkan data rekonsiliasi terbaru, masih terdapat ribuan keluarga yang masuk kategori berisiko stunting. Kondisi tersebut menjadi alasan kuat mengapa operasi timbang tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pendataan, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk memetakan kondisi riil di lapangan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

Baca juga  Andi Faiz Dorong Pemkot Bontang Berikan Bonus ke Atlet Berprestasi di PON XXI

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi timbang tahun ini dilakukan lebih awal sebelum pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Strategi tersebut diharapkan memberikan waktu yang cukup bagi pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap balita yang ditemukan mengalami masalah gizi sebelum survei nasional dilaksanakan.

Melalui Operasi Timbang Serentak 2026, Kota Bontang tidak hanya mengejar angka statistik, tetapi juga berupaya memastikan setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan partisipasi aktif masyarakat, cita-cita mewujudkan Bontang Bebas Stunting dan mendukung Indonesia Emas 2045 semakin dekat untuk diwujudkan. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Bontang

PWI Bontang Gelar UKW Oktober Mendatang, Buka Kelas Muda hingga Utama

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Bontang

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00