Kabar mengejutkan datang dari band legendaris Tanah Air, GIGI. Setelah lebih dari tiga dekade berkarya bersama, bassist senior Thomas Ramdhan dikabarkan akan hengkang dari grup yang telah membesarkan namanya. Isu ini mencuat setelah pernyataan emosional yang ia unggah melalui media sosial pada Minggu (12/4/2026).
Dalam unggahan tersebut, Thomas mengisyaratkan bahwa dirinya akan mengakhiri kebersamaan dengan GIGI pada 25 April 2026. Ia menyebut tanggal tersebut sebagai kemungkinan penampilan terakhirnya bersama band yang telah ia perkuat sejak awal berdiri. “In Syaa Allah kemungkinan tgl 25 April 2026 hari terakhir sy bareng @gigibandofficial,” tulisnya.
Tak hanya itu, unggahan Thomas juga diwarnai nada kekecewaan yang mendalam. Ia secara terbuka menyinggung dugaan adanya pengkhianatan dari sosok yang selama ini ia anggap sebagai teman. Dalam salah satu pernyataannya, ia menulis sindiran tajam tentang seseorang yang “menusuk dari belakang”, yang kemudian memicu spekulasi publik mengenai adanya konflik internal di tubuh GIGI.
Kemarahan bassist berusia 59 tahun itu bahkan berlanjut melalui Instagram Story, di mana ia melontarkan kritik terhadap sikap seseorang yang dinilai menutupi sifat asli dengan “adab sok baik”. Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa keretakan hubungan antar personel menjadi pemicu utama keputusannya.
Meski demikian, Thomas menunjukkan sikap pasrah terkait masa depannya setelah keluar dari band. Ia mengaku percaya bahwa rezeki telah diatur, menandakan kesiapan untuk meninggalkan sumber penghasilan yang telah ia jalani selama puluhan tahun.
Di sisi lain, respons berbeda justru ditunjukkan oleh vokalis Armand Maulana. Pada hari yang sama, Armand mengunggah momen kebersamaan saat manggung dengan nada santai, tanpa menyinggung isu yang tengah beredar. Hal ini membuat publik semakin bertanya-tanya mengenai kondisi sebenarnya di dalam band.
Hingga Senin (13/4/2026), belum ada pernyataan resmi dari manajemen maupun personel lain GIGI terkait kabar tersebut. Ketidakjelasan ini semakin memperbesar perhatian publik terhadap dinamika internal band yang telah berdiri sejak 22 Maret 1994 di Jakarta itu.
Sebagai informasi, GIGI merupakan salah satu band papan atas Indonesia yang lahir dari formasi awal Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, Ronald Fristianto, dan Aria Baron. Album debut mereka, Anganku (1994), disusul Dunia (1995) yang melahirkan hits seperti “Janji” dan “Nirwana”, menjadi tonggak kesuksesan awal perjalanan karier mereka.
Setelah melalui berbagai dinamika, GIGI menemukan formasi paling solid sejak 2004 bersama Gusti Hendy. Dalam periode ini, mereka terus produktif menghasilkan karya, termasuk lagu-lagu populer seperti “11 Januari”, “Nakal”, dan “Ya Ya Ya”, serta konsisten merilis album religi setiap Ramadan.
Apabila keputusan Thomas benar-benar terealisasi pada akhir April mendatang, momen tersebut diprediksi akan menjadi salah satu perpisahan paling emosional dalam sejarah musik Indonesia, sekaligus menandai babak baru bagi perjalanan panjang GIGI di industri musik Tanah Air. (bai)










