Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Upaya Atasi Banjir di Samarinda, Arie Wibowo Dorong Kolaborasi Antar Lembaga Perlu Diperkuat

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo. (Bentangkaltim.com).

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo. (Bentangkaltim.com).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Penanganan banjir di Kota Samarinda dinilai membutuhkan koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo menilai kolaborasi lintas instansi diperlukan agar penanganan banjir, termasuk melalui normalisasi sungai, dapat berjalan lebih optimal.

Dia mengungkapkan persoalan banjir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah kota. Penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena berkaitan dengan kewenangan dan program masing-masing instansi.

Menurut Politisi Golkar ini, bahwa salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian ialah Sungai Karang Mumus (SKM). Sungai tersebut melintasi sejumlah wilayah di Samarinda dan menjadi bagian penting dalam sistem aliran air perkotaan.

Baca juga  Disdikbud Bontang Tegaskan Larangan Jual Seragam, Sekolah Nakal Bakal Ditindak

“Penanganan banjir memang tidak bisa hanya pemkot, tetapi juga mesti dibantu pemprov dan BWSA,” kata Arie.

Politisi Partai Golkar itu menilai, koordinasi antarpemerintah perlu diperkuat untuk memastikan program penanganan banjir berjalan sesuai kebutuhan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah mendorong normalisasi sungai dengan melibatkan instansi yang memiliki kewenangan terkait.

Dirinya mengakui upaya pemerintah kota dalam menangani banjir selama ini telah berjalan. Namun, persoalan tersebut membutuhkan proses panjang sehingga hasilnya tidak bisa dicapai secara instan.

Baca juga  DPRD Bontang Bakal Panggil Asosiasi Angkot, Sahib: Rumah Rakyat Tak Boleh Ada Pengecualian

“Untuk menghilangkan sama sekali banjir di Samarinda memang butuh waktu,” ungkapnya.

Arie juga meminta pemerintah kota tetap menyusun prioritas pembangunan dengan mempertimbangkan persoalan yang paling dirasakan masyarakat. Menurutnya, penataan kota perlu berjalan seiring dengan penanganan masalah yang mengganggu aktivitas warga sehari-hari seperti banjir yang kerap kali datang ketika hujan deras mengguyur Kota Samarinda.

Arie mengharapkan sinergi antara Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim, dan BWS dapat semakin diperkuat, sehingga penanganan banjir dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi antara lembaga pemerintahan sangat penting dalam menunjang pembangunan infrastruktur,” tuturnya. (ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat

Advertorial

BBM di SPBU Banyak yang Kosong hingga Antrian Masih Terjadi, DPRD Samarinda Minta Tambahan Kuota