Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:50 WIB

Disdikbud Bontang Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

Bentangkaltim, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen wujudkan pendidikan tanpa kekerasan di lingkungan satuan sekolah. Sebagai upaya nyata dan langkah kongret, Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang melalui Bidang Pendidikan Dasar Seksi Kurikulum dan Peserta Didik menggelar Sosialisasi terhadap guru di Kota Bontang.

Sosialisasi ini menghadirkan sebanyak 200 peserta mereka adalah para tenaga pengajar, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Taman. Secara rinci, terdiri dari 140 guru SD dan 60 guru SMP.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Satuan Pendidikan. Acara berlangsung sejak tanggal pada 12–14 Agustus 2025, bertempat di Hotel Grand Mutiara, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, dan menghadirkan dua narasumber, yakni Noor Asminiwaty, Widyaprada Ahli Muda dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur, serta Ayunda Ramadhani, dosen PPPK Universitas Mulawarman.

Baca juga  Wabup Mahyunadi Buka Festival Pemuda Kreatif 2025: Saatnya Pemuda Kutim Tunjukkan Karya dan Daya Saing

Plt Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, menyampaikan bahwa keberadaan TPPK di setiap satuan pendidikan sangat penting. Hal ini sebagai langkah preventif sekaligus responsif terhadap potensi dan kasus kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.

“Melalui sosialisasi ini, kami (Disdikbud Kota Bontang, Red.) berharap tidak ada lagi kasus kekerasan di lingkungan sekolah, dan tercipta komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk mencegah serta menangani setiap indikasi kekerasan,” kata Saparuddin kepada media ini, pada Jumat (15/8/2025).

Menurutnya, sosialisasi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Satuan Pendidikan Kota Bontang merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa. Ia menilai, TPPK bertugas memberikan rekomendasi program pencegahan kekerasan, menangani laporan kekerasan, memberikan sanksi jika diperlukan, dan memberikan dukungan bagi korban kekerasan.

Baca juga  Komisi III DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Realisasikan Transportasi Massal, Tak Lagi Sekadar Wacana

Lebih lanjut, kata dia, bahwa penyeluhan dan pembekalan kepada TPPK bertujuan, antara lain; Memberikan pemahaman kepada guru dan tenaga pendidik tentang tugas dan peran TPPK; Meningkatkan kesadaran warga sekolah untuk mencegah terjadinya kekerasan dan Menjelaskan mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan di sekolah.

“Jadi diharapkan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada guru dan tenaga pendidik tentang tugas dan peran TPPK, meningkatkan kesadaran warga sekolah untuk mencegah kekerasan,” harapnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini, Disdikbud Bontang menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan demi mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

“Upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif, memberikan rasa aman bagi semua pihak di lingkungan sekolah, serta mendukung perkembangan dan hak-hak pendidikan peserta didik,” pungkasnya. (Jay/Adv).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Regenerasi Atlet Bulutangkis Berprestasi, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

Bontang

Pembagian Seragam Sekolah Gratis Mulai Berjalan, Pemkot Bontang Ringankan Beban Orang Tua Jelang Tahun Ajaran Baru

Advertorial

Heri Keswanto Minta Usulan Perluasan Permukiman Masuk Pembahasan RTRW Bontang

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Aspirasi KNPI Masuk Raperda Kepemudaan

Bontang

Sinergi dan Profesionalisme, PWI Bontang Matangkan Program Kerja di Vila Kooala Bontang

Bontang

Dispopar Bontang Respons Klaim Lahan Mangrove Edu Park, Dialog Jadi Langkah Awal

Advertorial

DPRD Samarinda Kawal 31 Siswa yang Belum Dapat Sekolah Negeri

Advertorial

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah