Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:49 WIB

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Bentangkaltim.com, Samarinda-  Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup seharusnya menjadi momentum membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bagi Rohim, kelestarian lingkungan dapat tercapai apabila pemerintah dan masyarakat berkolaborasi untuk menjaga lingkungan sekitar setidaknya mengelola sampah dari rumah masing-masing.

“Momentum ini kami mendorong agar pengelolaan sampah berbasis daur ulang dimulai dari tingkat rumah tangga. Hla ini solusi jangka panjang untuk menekan volume sampah yang terus meningkat,” ungkap Rohim.

Persoalan lingkungan saat ini dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan, kata Rohim, dampaknya bukan dirasa saat ini bahkan permasalahan lingkungan juga akan dirasakan generasi mendatang.

Baca juga  Dinkes Kutim Fokus Turunkan Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Pendampingan Keluarga Sejak Dini

Tapi saat ini Pemkot Samarinda telah melakukan inovasi soap pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) dinilai Rohim langka yang tepat.

“Tentu langka ini baik dan kami menilai salah satu cara untuk mengelola sampah bernilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan kembali,” ujarnya.

Kendati demikian, Politisi PKS ini menegaskan penyelesaian persoalan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fasilitas pengolahan. Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci agar sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif.

Dirinya mendorong masyarakat mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, kemudian dikembangkan hingga tingkat RT dan RW. Dengan cara tersebut, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.

Baca juga  Bupati Kutim Instruksikan Penguatan Koordinasi OPD untuk Tuntaskan Masalah Pendidikan

Rohim mencontohkan, sejumlah daerah telah berhasil mengolah sampah organik menjadi media budidaya maggot yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun mendukung sektor perikanan. Model seperti itu dinilai mampu memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Prinsip pengelolaan sampah bukan memusnahkan, tetapi mendaur ulang dan memanfaatkan kembali. Kalau itu dimulai dari rumah tangga, manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina