Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 10 November 2025 - 11:38 WIB

Keterbatasan Ruangan, Puskesmas Teluk Lingga Tetap Maksimalkan Layanan Kesehatan

Ruang Pelayanan Puskesmas Teluk Lingga

Ruang Pelayanan Puskesmas Teluk Lingga

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Meski masih menghadapi keterbatasan dari sisi ruangan, Puskesmas Teluk Lingga terus berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sejumlah fasilitas dasar sudah tersedia dan cukup mendukung kegiatan operasional, namun belum sepenuhnya ideal untuk mendukung semua program yang ada.

Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, menjelaskan bahwa secara umum sarana dan prasarana pelayanan sudah cukup baik, namun karena bangunan yang digunakan masih berstatus sewa, penataan ruang menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program.

“Kalau sarana prasarana sebenarnya alhamdulillah sudah mendukung. Tapi karena kami masih sewa, ruangan yang tersedia terbatas. Misalnya untuk kegiatan konseling, baik untuk remaja maupun pasien dengan gangguan kejiwaan, itu belum bisa maksimal karena harus dilakukan di ruangan tertutup,” ujar Sri Endrayati, Senin (10/11/2025).

Baca juga  Kota Bontang Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama Nasional

Ia menambahkan, saat ini ruangan tertutup hanya tersedia untuk laboratorium dan ruang kabin, sementara kebutuhan ruang untuk konseling belum dapat dipenuhi.

Kondisi ini diakui cukup menghambat pelaksanaan program kesehatan jiwa yang semakin dibutuhkan, mengingat tren kasus kesehatan mental di berbagai daerah tengah meningkat.

Puskesmas Teluk Lingga juga tengah bersiap melakukan peningkatan fasilitas pelayanan dengan rencana pemindahan ke gedung baru.

Sri Endrayati berharap, setelah menempati gedung tersebut, berbagai kegiatan seperti konseling individu, edukasi kesehatan, dan pelayanan remaja bisa dilakukan dengan lebih efektif dan nyaman bagi masyarakat.

“Dari sisi kendaraan operasional, Puskesmas Teluk Lingga saat ini memiliki tiga unit ambulans yang digunakan untuk mendukung kegiatan lapangan seperti pelayanan posyandu dan kunjungan kesehatan sekolah” ungkapnya.

Selain itu, beberapa kendaraan roda dua juga tersedia untuk petugas lapangan, terutama bidan desa yang bertugas di wilayah pelosok.

Baca juga  Mantan Kadisdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono Resmi Purna Tugas Dalam Dunia Pendidikan

Sri Endrayati menegaskan bahwa penggunaan dana operasional kesehatan dilakukan secara transparan dan langsung diawasi oleh bendahara puskesmas.

“Kegiatan turun ke sekolah atau posyandu didukung juga dengan transport dari program BOK Kemenkes, jadi semua petugas mendapat biaya operasional sesuai laporan,” jelasnya.

Mekanisme pencairan juga sudah terintegrasi, di mana setiap petugas lapangan menerima dana langsung ke rekening pribadi setelah disetujui dan dilaporkan sesuai ketentuan.

Meskipun masih banyak hal yang perlu dibenahi, ia menekankan bahwa semangat pelayanan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Teluk Lingga.

Dengan peningkatan fasilitas dan dukungan pemerintah daerah ke depan, pihaknya optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator

Advertorial

Pemerataan Pendidikan Belum Tuntas, DPRD Samarinda Usul Subsidi Silang untuk Sekolah Swasta

Advertorial

Sri Puji Kritik Kurikulum SD yang Tak Nyambung: TK Dilarang Calistung, tapi Buku Kelas 1 Sudah Cerita

Advertorial

Samarinda Kena Potong DBH hingga 40%, Celni: Efisiensi Makin Kencang

Advertorial

Andriansyah Dorong Aplikasi Bank Sampah dan Solusi TPS Ilegal Jadi Satu Sistem

Advertorial

APBD Samarinda 2026 Dipangkas Hampir Rp2 Triliun, Deni Hakim Anwar: Program RT Tetap Berjalan