Home / Bontang

Selasa, 7 April 2026 - 07:41 WIB

Tak Penuhi Standar IPAL, 9 Dapur MBG Bontang Dihentikan

Bentangkaltim, BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi harapan ribuan pelajar di Kota Bontang mendadak terhenti. Sebanyak sembilan dapur penyedia makanan dalam program tersebut resmi dihentikan operasionalnya, menyusul temuan bahwa sistem pengolahan limbah (IPAL) belum memenuhi standar yang ditetapkan.

Keputusan ini sontak menimbulkan dampak besar. Tak kurang dari 13 ribu pelajar yang sebelumnya menerima manfaat program kini harus kehilangan akses terhadap makanan bergizi yang selama ini membantu menunjang aktivitas belajar mereka di sekolah.

Di berbagai sekolah, penghentian program ini mulai terasa. Sejumlah siswa yang biasanya menerima makanan gratis kini harus kembali membawa bekal dari rumah atau membeli makanan sendiri. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang sangat bergantung pada program tersebut.

Baca juga  Kebakaran Lahan Berhasil Dipadamkan, Damkar Cegah Api Merembet ke Rumah Warga

Pihak terkait menyebutkan bahwa langkah penghentian ini diambil demi memastikan aspek kesehatan dan lingkungan tetap terjaga. IPAL yang tidak sesuai standar dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif, baik bagi lingkungan sekitar maupun kualitas makanan yang disajikan.

Meski demikian, keputusan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak orang tua dan pihak sekolah berharap pemerintah dapat segera mencari solusi cepat agar program MBG bisa kembali berjalan. Mereka menilai, manfaat program ini sangat besar dalam mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar anak-anak.

Baca juga  Polres Bontang Berhasil Amankan 16 Ribu Pil Double L, Tersangka Diamankan

“Program ini sangat membantu. Anak-anak jadi lebih fokus belajar karena kebutuhan makan mereka terpenuhi,” ungkap salah satu orang tua siswa.

Kini, harapan tertuju pada langkah cepat pemerintah untuk melakukan perbaikan dan memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang dipersyaratkan. Dengan demikian, program yang dinilai strategis ini dapat kembali dinikmati oleh ribuan pelajar di Bontang tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan lingkungan. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Bontang

PWI Bontang Gelar UKW Oktober Mendatang, Buka Kelas Muda hingga Utama

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Bontang

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00