Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:04 WIB

Fasilitas Publik Di Bontang Makin Ramai, DPRD Minta Warga Hentikan Vandalisme

Bentangkaltim.com, Bontang – Meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai ruang publik Kota Bontang menjadi indikator bahwa fasilitas yang dibangun pemerintah telah memberikan manfaat nyata. Namun di tengah pemanfaatan yang semakin tinggi, aksi vandalisme masih menjadi persoalan yang mendapat perhatian DPRD Bontang.

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan keberadaan taman kota, ruang terbuka publik, hingga fasilitas olahraga merupakan hasil pembangunan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Karena itu, masyarakat diminta ikut menjaga aset daerah tersebut agar tetap dapat digunakan dalam jangka panjang.

Menurutnya, saat ini berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah telah menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai kelompok usia. Pada sore hingga malam hari, ruang publik di Bontang hampir selalu dipadati masyarakat yang memanfaatkannya untuk berolahraga, bersantai maupun berinteraksi sosial.

Baca juga  SPAM Tak Terealisasi, Amir Tosina Khawatirkan Pasokan Air Bersih Menipis

“Kalau kita lihat sekarang, hampir semua fasilitas publik yang dibangun pemerintah dimanfaatkan masyarakat. Anak muda, orang tua, sampai keluarga datang menikmati fasilitas yang tersedia,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Andi Faiz menilai kondisi tersebut harus dibarengi dengan tumbuhnya rasa memiliki terhadap kota dan lingkungan sekitar. Kesadaran kolektif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah.

Ia menyayangkan apabila masih ditemukan tindakan perusakan fasilitas umum. Sebab, kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga mengurangi kenyamanan masyarakat sebagai pengguna.

“Sayang sekali kalau fasilitas yang sudah dibangun dengan susah payah justru dirusak. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Baca juga  Implementasi Pelican Crossing di Samarinda Dinilai Belum Maksimal Akibat Rendahnya Disiplin Masyarakat

Politikus Partai Golkar itu berharap publikasi kasus vandalisme dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Menurutnya, penyebaran informasi melalui media sosial bisa memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum.

“Kalau ada kejadian yang kemudian menjadi perhatian publik, mudah-mudahan itu bisa menjadi pembelajaran bersama agar kasus serupa tidak terulang,” tambahnya.

Ia menegaskan menjaga fasilitas publik bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengawasi lingkungan sekitarnya sehingga berbagai sarana yang tersedia dapat dinikmati lebih lama. (asr/adv DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Regenerasi Atlet Bulutangkis Berprestasi, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

Bontang

Pembagian Seragam Sekolah Gratis Mulai Berjalan, Pemkot Bontang Ringankan Beban Orang Tua Jelang Tahun Ajaran Baru

Bontang

Sinergi dan Profesionalisme, PWI Bontang Matangkan Program Kerja di Vila Kooala Bontang

Bontang

Dispopar Bontang Respons Klaim Lahan Mangrove Edu Park, Dialog Jadi Langkah Awal

Advertorial

DPRD Samarinda Kawal 31 Siswa yang Belum Dapat Sekolah Negeri

Advertorial

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Khawatir Harga BBM Naik Picu Inflasi

Advertorial

49 Jiwa Terdampak Kebakaran di Loa Janan Ilir, Ketua DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Lakukan Perbaikan