Home / Advertorial / Bontang

Kamis, 1 Agustus 2024 - 20:58 WIB

Komisi II DPRD Bontang Dorong Pemkot Untuk Bangun Gudang Bulog

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Ridwan

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Ridwan

 

Bentangkaltim.com, Bontang. – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Ridwan mengungkapkan bahwa hadirnya bulog sangat penting di Kota Bontang.

Ia menyebutkan, sejak dua tahun lalu pihaknya telah mengajukan pengadaan gudang pangan, lantaran Kota Bontang tidak memiliki agrobisnis pertanian.

Ia menilai pengadaan bulog akan membantu masyarakat Bontang dalam memenuhi ketahanan pangan.

Apalagi ketika ada di situasi darurat, seperti terjadi kelangkaan terhadap stok beras di Kota Bontang.

“Kabarnya, sampai saat ini bulog masih melakukan kajian kelayakan, apakah Bontang bisa bangun gudang pangan atau tidak,” ujar Politisi Partai Amanat Nasional tersebut.

Baca juga  Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Namun, jika bulog tidak bersedia, maka Ia meminta kepada pemerintah untuk secara mandiri membangun gudang tersebut.

Menurutnya, pemkot bisa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengingat Kota Bontang memiliki anggaran yang besar.

“Kalau pemkot hanya bergantung kepada Nyerakat untuk menyuplai pangan selama ini, khususnya beras, namun jumlahnya tidak akan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Bontang,” paparnya.

Sementara, jika harus mengandalkan pengiriman luar daerah, khawatirnya, jika terjadi bencana, gagal panen atau faktor cuaca melanda daerah tersebut, Bontang akan terseret dampaknya. Akibatnya, harga bahan pokok bisa melambung tinggi.

Baca juga  Cegah Anak Pesisir Putus Sekolah, DPRD Dukung Solusi Rumah Singgah

“Pengiriman pangan ke Bontang via laut, saya rasa ini resikonya tinggi,” pungkasnya.

Dengan demikian, pemerintah bisa menggunakan opsi pembangunan gedung bulog ini untuk menjaga kestabilan pangan daerah. Sudah seharusnya juga pemerintah mulai memikirkan hal-hal mengenai pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri, dimulai dengan menganggarkannya melalui APBD.(han/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ancaman Penghapusan Honorer, Sri Puji: Samarinda Masih Kekurangan Guru Bahasa Inggris

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Luncurkan Aplikasi Sani Mendengar, Warga Bisa Lapor Aspirasi 24 Jam

Advertorial

DPRD Samarinda Soroti PHK Sektor Tambang Kian Marak Terjadi

Advertorial

Sani Bin Husain Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Menjadi Masalah

Advertorial

Paripurna Laporan Pelaksanaan APBD Masuk Agenda Juli, DPRD Samarinda Rampungkan Jadwal Juni

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator