Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:24 WIB

DPRD Samarinda Soroti Jembatan Mahulu Segmen 2 Tak Kunjung di Buka untuk Umum

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe. (Bentangkaltim.com/ist).

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda mempertanyakan belum dibukanya akses Jembatan Mahulu tahap 1 segmen 2 untuk masyarakat umum, meski pengerjaan proyek tersebut disebut telah rampung dan memasuki status final hand over (FHO).

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe, mengungkapkan hal ini merupakan salah satu temuan yang dibahas dalam rapat internal Komisi III belum lama ini. Ia mengatakan pihaknya sudah mempertanyakan alasan penundaan pembukaan jembatan tersebut, namun belum mendapat jawaban memuaskan dari pihak terkait.

“Ini tadi baru saja kami rapat di Komisi III, karena yang sudah selesai kemarin itu kan belum dibuka. Ini yang kami pertanyakan tadi, belum ada jawaban,” ujar Elnatan kepada Infokaltim.id, Rabu (29/07/2026).

Baca juga  Masuk Unsur Pimpinan DPRD, PDIP Bontang Siapkan Perombakan AKD dan Kawal Proses PAW

Ia menegaskan proyek yang telah dinyatakan FHO seharusnya bisa segera dinikmati masyarakat karena secara administratif sudah dinyatakan final dan siap digunakan.

“Karena itu yang kita mau pertanyakan, kenapa belum dibuka? Sementara kan sudah FHO, artinya final sudah,” katanya.

Untuk memastikan kejelasan status jembatan tersebut, Elnatan mengatakan Komisi III DPRD Samarinda berencana melakukan kunjungan lapangan atau sidak langsung ke lokasi proyek pada pertengahan Agustus 2026 mendatang.

“Kami akan rencana mengadakan kunjungan lapangan itu di tanggal 20-an ke atas, bulan Agustus,” ujarnya.

Baca juga  Kemensos Sedang Rekrut Tenaga Pendidik untuk Sekolah Rakyat, DPRD Samarinda Dorong Generasi Muda Turut Kembangkan Pendidikan Nasional

Ia menambahkan, DPRD Samarinda juga telah meminta kepastian waktu pembukaan jembatan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada kepastian resmi mengenai kendala yang menyebabkan penundaan tersebut.

“Makanya itu kita mesti lihat dulu apa masalahnya, apa kendalanya, kenapa belum dibuka. Biar itu bisa dinikmati oleh masyarakat, karena sudah diserahkan, sudah FHO,” katanya.

Elnatan menegaskan, seluruh temuan dan pertanyaan yang muncul dalam rapat internal komisi akan turut dibawa dalam agenda sidak lapangan mendatang, agar persoalan ini mendapat kejelasan menyeluruh sebelum disampaikan ke publik.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026