Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:46 WIB

Kemensos Sedang Rekrut Tenaga Pendidik untuk Sekolah Rakyat, DPRD Samarinda Dorong Generasi Muda Turut Kembangkan Pendidikan Nasional

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahroni Passie

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahroni Passie

Bentangkaltim.com, Samarinda- Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Passie, mendorong agar perekruatan tenaga pendidik di Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan ditempatkan di Sekolah Rakyat (SR) yang merupakan program unggulan dari Presiden Prabowo agar dilakukan secara transparan hingga yang lolos nantinya menjadi tenaga pendidik yang berkualitas.

Menurut Novan, kualitas guru yang direkrut akan berdampak positif terhadap perkembangan siswa-siswi hingga kualitas pendidikan semakin maju, terutama dalam membentuk karakter siswa agar menjadi disiplin, bertingkah laku yang baik.

“Kualitas guru yang terlibat dianggap menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong peningkatan karakter maupun kemampuan akademik para siswa,” ujar Novan.

Novan menyebutkan, sistem seleksi berskala nasional tersebut memungkinkan program mendapatkan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan semangat tinggi dalam menjalankan tugas pendidikan.

Baca juga  Winardi Ajak Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan, Sebut Masa Depan Bontang Ada di Tangan Generasi Muda

Sebagian besar guru yang direkrut diketahui merupakan generasi muda serta lulusan baru yang memiliki motivasi besar untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan.

“Meskipun mayoritas tenaga pendidik masih tergolong muda, hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam proses pembelajaran,” pungkasnya.

Justru, kata Novan, para guru mampu menunjukkan kinerja yang baik dalam membimbing siswa, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

“Seleksi tenaga pengajar dilakukan secara nasional. Jadi para guru yang mengajar tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Novan menyebut, hasil yang dicapai program tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan yang diterapkan telah berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Baca juga  Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Politisi Golkar itu menambahkan, pencapaian tersebut menjadi lebih bermakna karena sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan ekonomi paling rendah.

Kondisi tersebut sebelumnya menjadi tantangan tersendiri dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Meski demikian, melalui dukungan tenaga pengajar yang kompeten dan sistem pembelajaran yang terarah, para siswa mampu menunjukkan perkembangan positif.

“Perkembangannya cukup terlihat dalam waktu satu tahun. Ini menunjukkan program tersebut berjalan sesuai tujuan yang diharapkan,” tutupnya.

(ard/lal/adv)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri