Home / Bontang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Bentangkaltim.com, Bontang– Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius di Kota Bontang. Mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat meluas, Kodim 0908/Bontang menggelar Apel Gabungan Gelar Pasukan sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan seluruh unsur terkait siap bergerak cepat di lapangan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Makodim 0908/Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (26/8/2026). Sekitar 100 personel dari unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan turut ambil bagian dalam apel tersebut.

Apel dipimpin Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, didampingi Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah dan Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo. Sejumlah pejabat serta unsur terkait lainnya juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Gelar pasukan ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman Karhutla. Sebab, upaya pencegahan dan penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak.

Mewakili Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0908/Bontang yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pelaksanaan apel gabungan tersebut.

Baca juga  Berikut Adalah Daftar Nomor Urut Paslon Pilkada Bontang 2024

Ia menegaskan, penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta masyarakat.

“Saya harap kita semua bisa berkolaborasi dalam penanganan Karhutla ini. Ini menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Menurut Agus, kesiapsiagaan tidak hanya berbicara mengenai kecepatan saat kebakaran terjadi, tetapi juga harus dimulai dari langkah-langkah pencegahan. Di antaranya melalui patroli rutin, pemetaan wilayah yang rawan kebakaran, sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana.

Terlebih, berdasarkan data yang diterima, sepanjang 2026 telah terjadi 26 titik Karhutla dengan luas area terdampak mencapai sekitar 25 hektare.

“Berdasarkan data yang diterima, sepanjang tahun 2026 telah terjadi 26 titik Karhutla dengan luas sekitar 25 hektare. Karena itu, peningkatan kewaspadaan dan kecepatan penanganan menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Setelah apel, Agus Haris bersama Dandim 0908/Bontang dan unsur terkait melanjutkan kegiatan dengan mengecek kesiapan armada serta berbagai peralatan penanganan Karhutla.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan, perlengkapan, personel, dan sarana pendukung dari masing-masing instansi berada dalam kondisi siap digunakan kapan saja apabila terjadi kebakaran.

Baca juga  KBRI Seoul Pastikan Tak Ada Korban WNI Setelah Pabrik Baterai Lithium Korsel Terbakar

Di lokasi yang sama, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah menekankan pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak dini. Menurutnya, koordinasi yang solid dan respons cepat menjadi faktor penting dalam mencegah api berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Sinergi seluruh unsur menjadi kunci dalam mencegah dan menangani Karhutla. Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, dan koordinasi yang baik, setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin agar tidak berkembang dan meluas,” tegasnya.

Melalui apel gabungan tersebut, Kodim 0908/Bontang bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan dari ancaman Karhutla.

Kesiapsiagaan pun diharapkan tidak berhenti pada apel dan pengecekan peralatan, tetapi berlanjut dalam bentuk pencegahan, pemantauan wilayah rawan, serta respons cepat ketika potensi kebakaran mulai terdeteksi.

Dengan sinergi yang kuat dan kesiapan yang terukur, potensi Karhutla di Kota Bontang diharapkan dapat ditekan dan ditangani sedini mungkin sebelum api meluas. (han)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Advertorial

Kuota Gas Melon Bontang Diproyeksi Turun, DPRD Dorong Pengawasan Diperketat

Bontang

Paskibraka Bontang Cerita Perjuangan di Balik Suksesnya Pengibaran Bendera HUT RI ke-81

Bontang

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Neni Pastikan Penghargaan Paskibraka Bontang Tetap Sama