Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 14 November 2025 - 12:03 WIB

Akses Makin Terbuka, Pembangunan Jalan Batu Redi Jadi Bukti Nyata Pemerataan di Telen

Petrus Ivung, Camat Telen

Petrus Ivung, Camat Telen

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Upaya pemerataan pembangunan di wilayah Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan hasil nyata.

Di Kecamatan Telen, proyek peningkatan jalan Batu Redi kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah setempat dalam memperkuat konektivitas antar desa dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Camat Telen, Petrus Ivung, menyebut pembangunan jalan Batu Redi merupakan bagian dari program infrastruktur tahun 2023–2024 dengan target sepanjang enam kilometer.

“Awalnya ditargetkan enam kilometer, tapi kondisi lapangan cukup berat dan cuaca sering tidak mendukung, jadi baru empat kilometer yang selesai,” ujar Petrus Ivung, Jumat (14/11/2025).

Kondisi geografis menjadi tantangan utama, sebab wilayah Batu Redi dikenal memiliki tanah berpasir dan mudah tergenang air saat musim hujan.

Baca juga  Pansus RTRW DPRD Bontang Soroti Belum Terintegrasinya Data OPD, Dinilai Hambat Perencanaan Kota

Genangan tersebut tidak hanya memperlambat pekerjaan, tetapi juga menyulitkan alat berat untuk beroperasi di beberapa titik.

Selain faktor alam, sebagian ruas jalan juga berada di area yang termasuk kawasan tertentu, sehingga membutuhkan koordinasi lintas instansi sebelum pekerjaan bisa dilanjutkan.

“Dalam waktu dekat kami akan kumpulkan para kepala desa dan perusahaan agar bisa berkontribusi membuka akses jalan. Ini bukan hanya untuk warga, tapi juga menunjang kegiatan ekonomi di wilayah sekitar,” jelasnya.

Tahun ini, pembangunan akan difokuskan pada penambahan satu kilometer jalan beton dari sisi bawah. Dengan tambahan tersebut, panjang jalan yang bisa dilalui masyarakat diperkirakan akan mencapai lebih dari lima kilometer hingga akhir tahun 2025.

Baca juga  Keterbatasan Ruangan, Puskesmas Teluk Lingga Tetap Maksimalkan Layanan Kesehatan

Meski belum sepenuhnya rampung, proyek ini sudah membawa dampak positif bagi warga sekitar dalam mengangkut hasil pertanian, mengakses fasilitas publik, serta menjual produk lokal ke pusat kecamatan. Secara bertahap, jalan ini mulai menjadi urat nadi ekonomi baru di wilayah Telen.

Pemerintah kecamatan akan terus mendorong agar program peningkatan jalan Batu Redi tetap menjadi prioritas pembangunan. “Yang penting ada progres tiap tahun, agar masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari pembangunan ini,” pungkasnya.

Dengan terus berjalannya pembangunan tersebut, Batu Redi kini menjadi simbol nyata pemerataan infrastruktur di Kecamatan Telen, membawa harapan baru bagi masyarakat Kutim menuju akses yang lebih terbuka dan ekonomi yang semakin bergerak.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur