Home / Kaltim

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:23 WIB

Sakit, Awang Faroek tak Penuhi Panggilan KPK

Jakarta – 

Mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak (AFI) kembali tidak memenuhi panggilan KPK. KPK akan menjadwalkan pemanggilan ulang.

“Semua (saksi) tidak hadir. Iya (akan memanggil ulang),” kata jubir KPK Tessa Mahardhika, Kamis (10/10/2024).

Ada tiga saksi yang dipanggil pada Selasa (8/10) terkait korupsi izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur. Para saksi adalah Awang Faroek. Ketua Kadin Kalimantan Timur DDW, dan pihak swasta ROC.

Tessa mengatakan dua orang saksi yang salah satunya Awang Faroek memberi tahu penyidik tak bisa hadir karena sakit. Sedangkan satu saksi lain meminta penundaan karena sedang fokus pilkada.

Baca juga  Abdul Rohim Sebut Banggar DPRD Samarinda Usulkan Target RAPBD 2027 Capai Rp1,5 Triliun

“AFI dan ROC info terbaru memberi tahu penyidik kalau sakit, sementara DD minta penundaan karena sedang fokus pilkada,” kata dia.

Sebelumnya, KPK kembali memanggil Awang Faroek. Awang Faroek akan diperiksa terkait dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi terkait izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur,” kata jubir KPK Tessa Mahardhika kepada wartawan, Selasa (8/10).

Ini merupakan panggilan kedua terhadap Awang. Selain Awang Faroek, ada dua orang lainnya yang dipanggil KPK. Berikut rinciannya:

Baca juga  Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

1. AFI, mantan Gubernur Kalimantan Timur
2. DDW, Ketua Kadin Kalimantan Timur
3. ROC, pihak swasta

Selain itu, KPK melakukan tindakan cegah terkait perkara ini. Tiga orang yang dicegah itu adalah mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak (AFI), DDWT, dan ROC. Surat pencegahan terhadap ketiganya dikeluarkan sejak 24 September 2024.

Di sisi lain, Tessa menyebutkan pihaknya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara itu. Namun dia masih enggan menyampaikan lebih jauh mengenai perkembangan penyidikan perkara itu. (detik)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina