Bentangkaltim.com, Bontang – Kasus perundungan atau bullying hingga kekerasan terhadap anak mendapat perhatian serius DPRD Kota Bontang. Lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat diminta tidak memberikan ruang terhadap segala bentuk tindakan yang dapat mengancam keamanan maupun tumbuh kembang anak.
Sekretaris Komisi A DPRD Bontang Saeful Rizal mengatakan, perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam memastikan anak mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman.
Menurutnya, persoalan perundungan, kekerasan, hingga penganiayaan terhadap anak masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama. Terlebih, tindakan tersebut dapat memberikan dampak terhadap perkembangan anak.
“Dalam konteks itulah saya pikir sudah saatnya dihentikan bullying, perundungan, dan penganiayaan terhadap anak-anak Indonesia,” tegas Saeful Rizal.
Politikus PKS tersebut menilai, menciptakan lingkungan yang aman menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan. Anak harus diberikan kesempatan tumbuh tanpa dibayangi rasa takut akibat kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Karena itu, pengawasan terhadap lingkungan anak dinilai tidak boleh berhenti di sekolah. Keluarga sebagai lingkungan terdekat juga memiliki peran besar dalam memberikan perlindungan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.
Begitu pula masyarakat. Kepedulian terhadap kondisi anak di lingkungan sekitar diperlukan agar tindakan perundungan maupun kekerasan dapat dicegah sedini mungkin.
Saeful menyebut, perlindungan yang baik akan memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki. Bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kemampuan bersosialisasi.
“Dengan begitu potensi spiritual, intelektual, sosial, dan potensi lainnya dapat berkembang maksimal, sehingga pada saatnya nanti mereka siap mengambil alih pengelolaan negara ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, anak merupakan generasi yang nantinya memegang peran penting dalam pembangunan. Sebab itu, memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari kekerasan merupakan tanggung jawab bersama.
Upaya mencegah bullying terhadap anak di Bontang pun membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diharapkan tidak sekadar bertindak setelah kasus terjadi, tetapi memperkuat pencegahan agar kekerasan terhadap anak tidak mendapatkan ruang. (ASR/ADV DPRD Bontang)









