Home / Advertorial / Bontang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:04 WIB

DPRD Soroti Dampak Aktivitas Proyek, Minta Segera Lakukan Penyiraman Jalan

Ketua DPRD dan Komisi C mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar proyek pembangunan Polder Tanjung Laut( Bentangkaltim.com/asr)

Ketua DPRD dan Komisi C mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar proyek pembangunan Polder Tanjung Laut( Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Di tengah pembangunan Polder Tanjung Laut, DPRD Bontang juga memberi perhatian terhadap kondisi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pekerjaan. Salah satu persoalan yang disampaikan warga adalah debu akibat aktivitas proyek.

Keluhan tersebut langsung dikomunikasikan dengan kontraktor pelaksana. Menurut Andi Faizal, telah ada komitmen untuk melakukan penyiraman secara rutin guna mengurangi debu yang mengganggu lingkungan sekitar.

“Sudah kita komunikasikan dengan kontraktor dan ada komitmen penyiraman debu sesuai dengan yang diminta masyarakat,” ungkapnya saat meninjau loasi proyek Polder Tanjung Laut, Senin (10/8/2026).

Baca juga  Minim Fasilitas Pendidikan Atas, Kaliorang Dorong Pemerataan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan

Apalagi di sekitar lokasi juga terdapat PAUD yang beraktivitas. Kondisi ini tentu membahayakan bagi anak-anak karena debu akan selalu tertiup oleh angin. Tentunya akan berdampak kepada kegiatan belajar.

“Ini ada PAUD kasihan kalau terus dibiarkan tidak dilakukan penyiraman akses Jalan Selat Karimata ini,” sebutnya.

DPRD Bontang menilai pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Kontraktor tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, tetapi juga menjaga dampak aktivitas proyek terhadap lingkungan sekitar.

Andi Faizal berharap Polder Tanjung Laut dapat rampung tepat waktu dan berfungsi sesuai desain yang telah direncanakan.

Baca juga  Dua Anggota DPRD Bontang Turun Dalam Aksi Kawal Putusan MK, Winardi : Ini Bentuk Keresahan Publik

Dengan kapasitas tampungan sekitar 38 ribu meter kubik, polder tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi risiko genangan sekaligus memperkuat sistem pengendalian banjir Kota Bontang.

Bagi DPRD Bontang, keberhasilan proyek bukan hanya diukur dari persentase pekerjaan fisik. Yang lebih penting, ketika selesai, Polder Tanjung Laut benar-benar mampu menampung dan mengendalikan aliran air sebagaimana tujuan pembangunannya. Sebagai informasi, proyek ini dikerjakan oleh PT Bumi Lansirang dengan pagu anggaran Rp38,5 miliar.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri