Home / Advertorial / Kaltim

Minggu, 23 November 2025 - 15:45 WIB

Dua Tahun Percepatan Pembangunan Kutim Dimulai: Deretan Proyek Besar Resmi Dikunci

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Rangkaian proyek strategis di Kutai Timur akhirnya mendapatkan kepastian setelah pemerintah daerah bersama DPRD mencapai kesepahaman terkait program pembangunan tahun jamak.

Kesepakatan itu ditegaskan pada 21 November 2025 dan menjadi fondasi bagi pelaksanaan proyek yang memerlukan pendanaan lintas tahun.

Komitmen anggaran yang disiapkan tidak kecil, Pemkab Kutim mengalokasikan Rp 1,081 triliun, gabungan dari APBD 2026 dan 2027.

“Porsi untuk tahun pertama senilai Rp 383,932 miliar, sementara tahun berikutnya sebesar Rp 697,567 miliar,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa pembagian dua tahap tersebut disusun berdasarkan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga menyinggung rencana penyusunan MYC lanjutan untuk periode 2028–2029 agar pembangunan tetap berkesinambungan.

Dalam paket pembangunan 2026–2027 ini, berbagai proyek fisik yang menyangkut akses jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga layanan dasar masyarakat turut dimasukkan. Daftar lengkapnya antara lain:

Baca juga  Tingkatkan Kapasitas Diri Pemuda Melalui Momentum Peringatan HSP ke -96

Perbaikan ruas Jembatan Batu Balai menuju Simpang Log Pon KM 6 di Kecamatan Muara Bengkal

Rekonstruksi jalur yang menghubungkan Simpang 3 Ngayau dan Mulupan

Penanganan ulang jalan dari Jembatan Batu Balai menuju Teluk Baru yang melintasi dua kecamatan

Penyelesaian jalan Manubar menuju Seriung di Sandaran

Pembangunan jembatan Long Melah – Marah Haloq di wilayah Telen

Pembangunan jembatan penghubung di Muara Bengalon

Perbaikan jalur Simpang ADM sampai Simpang 4 Rantau Pulung dekat Puskesmas

Pembangunan Jembatan Tepian Langsat di Kecamatan Bengalon

Rekonstruksi jalan Simpang Batu Redi menuju Muara Pantun di Telen

Pengerjaan jalan dari Simpang 3 Kelinjau Ulu hingga Desa Senyiur di Muara Ancalong

Peningkatan layanan SPAM pedesaan di enam kecamatan

Baca juga  Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026 Dimulai, 14 Anggota DPRD Bontang Hadir

Pembangunan Gedung BLK Kutai Timur di Sangatta Utara

Pendirian Gedung Mall Pelayanan Publik berikut UMKM Centre

Fasilitas pendukung pertahanan berupa gedung Makodim Kutim

Peningkatan drainase Jalan Kabo Jaya di Swarga Bara

Pembangunan saluran drainase Desa Sepaso, Bengalon

Pengerjaan drainase Yos Sudarso I hingga Gajah Mada di Sangatta Utara

Tahap lanjutan pembangunan Pelabuhan Umum Sangatta (Kenyamukan)

Sebagian proyek tersebut sebelumnya belum dapat berjalan maksimal akibat keterbatasan anggaran.

Ardiansyah mencontohkan, “Proyek Manubar–Seriung kami dorong masuk MYC karena sempat tertunda. Untuk kegiatan lainnya tetap berjalan pada tahun berjalan meski tidak semuanya menggunakan skema multiyears,” tutupnya.

Dengan disepakatinya kontrak tahun jamak ini, pemerintah daerah berharap seluruh sektor pembangunan dapat bergerak lebih cepat dan tidak lagi terhambat oleh keterbatasan alokasi tahunan.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri