Home / Advertorial / Kaltim

Selasa, 25 November 2025 - 17:30 WIB

Hadapi Tahun 2026, BPBD Kutim Mantapkan Sistem Kedaruratan dan Latih Tim Reaksi Cepat

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Menghadapi dinamika cuaca ekstrem dan potensi bencana yang meningkat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) terus melakukan pembenahan internal. Melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD menyiapkan program lanjutan untuk memperkuat kesiapan personel dan mempercepat respons di lapangan.

Sejumlah kegiatan utama tetap menjadi fokus BPBD Kutim pada tahun ini hingga 2026. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, S.E., M.Si., mengatakan, tiga di antaranya meliputi operasi pencarian dan pertolongan, kesiapan logistik, serta patroli di wilayah rawan bencana.

Baca juga  Istana Wapres di IKN Dilapisi Kaca Anti Peluru

“Kegiatan ini sifatnya wajib. Kami selalu menyiagakan personel dan peralatan agar bisa bergerak kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

BPBD Kutim juga menyiapkan pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor, yang melibatkan berbagai instansi daerah. Tim ini dilatih untuk melakukan kaji cepat terhadap dampak bencana di masing-masing sektor seperti pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Selain TRC, BPBD juga sedang membangun sistem push-down log, yakni sistem pelaporan terintegrasi yang memungkinkan informasi dari lapangan diterima dan diproses secara cepat.

Sistem ini akan membantu pengambilan keputusan agar penanganan bencana lebih efisien.

Baca juga  Kaltim Jadi Magnet Internasional, Sektor Domestik dan Angkutan Laut Alami Penurunan

“TRC multisektor menjadi ujung tombak ketika bencana besar terjadi. Mereka yang pertama kali turun melakukan pendataan dan memastikan koordinasi berjalan baik,” terang Naim.

Tahun depan, BPBD Kutim juga menargetkan pengembangan kluster penanganan bencana untuk memastikan setiap sektor mengetahui perannya masing-masing.

Langkah ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas instansi dan mempermudah pengelolaan sumber daya.

Dengan peningkatan kapasitas SDM dan sistem pelaporan yang lebih baik, BPBD Kutim optimistis dapat memberikan layanan kebencanaan yang lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan.(ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta