Home / Kaltim

Senin, 21 Juli 2025 - 06:32 WIB

Kaltim Jadi Magnet Internasional, Sektor Domestik dan Angkutan Laut Alami Penurunan

Bentangkaltim, – Sektor penerbangan internasional di Kalimantan Timur menunjukkan lonjakan luar biasa pada Mei 2025. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, jumlah penumpang internasional yang melintas mencapai 9.654 orang, melonjak 114,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menilai kenaikan ini sebagai sinyal kuat tumbuhnya mobilitas antarnegara melalui Bandara Sepinggan Balikpapan yang menjadi gerbang utama wilayah ini.

Jika dilihat secara kumulatif, sejak awal tahun hingga Mei 2025, jumlah penumpang internasional di Kaltim sudah mencapai 28.047 orang—naik signifikan 35,08 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka ini menegaskan posisi Bandara Sepinggan sebagai hub penerbangan regional yang makin diperkuat posisinya.

Namun, tren yang sama tidak terjadi pada penerbangan domestik. Pada Mei 2025, penumpang domestik justru turun drastis hingga 13,54 persen menjadi 202.376 orang. Hampir semua bandara utama di Kaltim mencatat penurunan jumlah penumpang, seperti Bandara APT Pranoto Samarinda yang turun 15,06 persen, Sepinggan Balikpapan 14,11 persen, Kalimarau Berau 8,24 persen, dan Datah Dawai Mahakam Ulu 5,42 persen. Secara akumulatif, jumlah penumpang domestik Januari–Mei 2025 hanya mengalami kenaikan tipis 0,13 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,14 juta orang.

Baca juga  Komitmen Presiden Prabowo dalam Melanjutkan Pembangunan IKN

Selain itu, sektor angkutan laut domestik di Kaltim juga menunjukkan penurunan aktivitas pada Mei 2025. Jumlah penumpang kapal laut domestik tercatat sebanyak 61.268 orang, turun 22,22 persen dari bulan sebelumnya. Meski demikian, secara tahunan sektor ini masih menunjukkan pertumbuhan positif dengan total penumpang mencapai 277.073 orang, naik 35,94 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca juga  Disdukcapil Kutim Pastikan Layanan Inklusif, Siap Kawal Digital Tetap Didampingi Layanan Offline

Untuk angkutan barang, data Mei 2025 menunjukkan penurunan sebesar 3,70 persen menjadi 8,49 juta ton jika dibandingkan April. Namun secara kumulatif, Januari–Mei 2025 angkutan barang malah tumbuh 2,68 persen menjadi 42,80 juta ton, menandakan dinamika perdagangan yang masih berjalan positif meskipun ada fluktuasi bulanan.

Fenomena kontras antara melonjaknya penumpang internasional dan menurunnya mobilitas domestik ini menjadi gambaran menarik perkembangan sektor transportasi di Kalimantan Timur, yang kian terlihat sebagai pintu gerbang internasional sekaligus pusat pergerakan regional. (bai)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Talenta Lokal Jadi Prioritas, Kutim Bersiap Tinggalkan Ketergantungan pada Atlet Ngebond

Advertorial

Ekosistem Olahraga Kutim Diperkuat, Pembinaan Wasit dan Juri Berjalan Serius