Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 15 November 2025 - 12:04 WIB

Jalan Cor Beton Dorong Mobilitas dan Ekonomi Warga Rantau Pulung

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pembangunan jalan cor beton di Kecamatan Rantau Pulung, Kutai Timur, membawa perubahan besar bagi kehidupan warga.

Infrastruktur yang kini tersambung di sejumlah titik utama tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki aksesibilitas yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Camat Rantau Pulung, Tristiningsih, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah kabupaten dan dukungan aktif warga setempat.

Ia menilai kehadiran jalan beton menjadi momentum penting setelah bertahun-tahun masyarakat harus bertumpu pada jalur tanah yang rawan rusak.

“Ini wujud pemerataan pembangunan. Warga akhirnya merasakan akses jalan yang lebih manusiawi,” ujar Tristiningsih.

Sebelum diperbaiki, jalan di wilayah ini sering berubah menjadi lumpur ketika hujan, menyebabkan aktivitas warga tersendat.

Mulai dari petani yang kesulitan membawa hasil panen hingga siswa yang kerap terhambat menuju sekolah, berbagai kendala kini teratasi berkat kondisi jalan yang lebih stabil dan aman dilalui kendaraan.

Baca juga  Balita di Kutim yang Diperkosa Paman, Tertular Penyakit Seksual

Pemerintah kecamatan menilai pembangunan ini tidak hanya menyentuh sisi transportasi, tetapi juga berdampak pada geliat ekonomi lokal. Pelaku usaha kecil mulai merasakan manfaat dari distribusi barang yang lebih lancar.

Warung, usaha pertanian, hingga UMKM yang sebelumnya sulit berkembang, kini mulai menunjukkan peningkatan aktivitas berkat akses yang lebih mudah.

Perubahan positif turut terlihat dari meningkatnya optimisme masyarakat. Warga merasa mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, terutama dalam hal infrastruktur dasar.

Tristiningsih menilai rasa percaya diri masyarakat dalam mendorong kemajuan desa kini semakin kuat.

Meski begitu, ia mengakui beberapa ruas jalan masih memerlukan penanganan lanjut dan pemerintah kecamatan mendorong agar pembangunan tetap berkelanjutan dan tidak hanya terfokus pada penyelesaian fisik semata.

Baca juga  Ketua Komisi III Minta Wilayah Prakla Dibangun Seperti Selambai

Tristiningsih menegaskan bahwa kualitas lingkungan juga harus dijaga agar pembangunan memiliki manfaat jangka panjang. “Pembangunan tidak boleh berhenti sebagai proyek. Dampaknya harus benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Partisipasi warga juga menjadi poin penting dalam keberhasilan pembangunan ini dengan sejumlah masyarakat turut serta merawat jalan yang ada, mulai dari membersihkan area sekitar hingga melakukan penanaman pohon di sepanjang jalur.

“Semangat gotong royong ini dinilai sebagai simbol rasa memiliki terhadap fasilitas publik,” pungkasnya.

Dengan hadirnya jalan cor beton yang kokoh dan lebih layak dilalui, Rantau Pulung kini berada pada fase baru dalam pembangunan daerah.

Akses yang lebih baik membuka peluang ekonomi, mempermudah mobilitas, dan membawa harapan baru bagi masyarakat Kutai Timur.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina