Home / Kaltim

Minggu, 21 Januari 2024 - 00:35 WIB

Balita di Kutim yang Diperkosa Paman, Tertular Penyakit Seksual

Ilustrasi. Foto: Zaki Alfarabi / detikcom

Ilustrasi. Foto: Zaki Alfarabi / detikcom

Kutai Timur – Balita berusia 5 tahun di Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) tertular penyakit seksual usai diperkosa pamannya sendiri yang berinisial A (18). Korban kini menjalani perawatan di rumah sakit akibat penyakit seksual yang dideritanya.
Pemerkosaan tersebut terjadi di rumah pelaku di wilayah Kecamatan Muara Bengkal, Kutim pada September 2023 lalu. Pelaku merupakan paman korban yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.

“Pelaku merupakan paman dari korban. Saat kejadian itu korban diajak ke rumah pelaku karena jarak rumah mereka tinggal berdekatan,” kata Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Dimitri Mahendra kepada detikcom, Jumat (19/1/2024).

Dimitri mengatakan, pelaku tega memperkosa keponakannya karena tak kuat menahan nafsunya akibat sering menonton video porno. Pelaku memiliki penyakit seksual hingga tertular ke korban lantaran kerap berhubungan badan dengan wanita yang berbeda.

Baca juga  Ketum Firdaus Bersama Pengurus SMSI Pusat Audiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

“Motifnya hasrat seksual, salah satunya (suka nonton video porno) dan pelaku ini suka gonta-ganti pacar makanya dia punya penyakit menular itu,” kata Dimitri.

Aksi bejat pelaku dilakukan dengan modus meminjamkan handphone kepada korban. Tak lama kemudian pelaku langsung memperkosa korban sebanyak dua kali di hari yang sama.

“Si pelaku pada saat itu memberikan handphone agar korban menonton kartun. Kemudian pelaku mencabuli serta dilanjutkan menyetubuhi korban. Jadi persetubuhan itu dilakukan dua kali di hari yang sama tapi di jam berbeda,” jelas Dimitri.

Baca juga  Pertumbuhan Ekonomi 5,12% Terefleksi pada Arus Peti Kemas yang Tumbuh Lebih dari 6%

Kasus ini kemudian terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari orang tua korban terkait pemerkosaan yang dialami anaknya. Polisi mengamankan pelaku A di kediamannya pada Selasa (16/1).

“Setelah kejadian kami mendapatkan laporan dari masyarakat terutama orang tua korban. Menurut informasi orang tua korban pelaku adalah pamannya korban karena usai kejadian korban menceritakan kejadian itu ke ibunya,” ujarnya.

Sementara korban hingga kini masih berada di rumah sakit. Dia perlu mendapatkan perawatan intensif gegara penyakit seksual yang dideritanya.

“Akibat kejadian tersebut korban sampai sekarang dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit menular seksual akibat berhubungan dengan pelaku,” pungkasnya.

(asm/asm)

 

Share :

Baca Juga

Kaltim

Pemkab PPU Siapkan Anggaran Rp4,3 Miliar untuk Bantu Pendidikan Ribuan Siswa Baru

Advertorial

DPRD Samarinda Kawal 31 Siswa yang Belum Dapat Sekolah Negeri

Advertorial

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Khawatir Harga BBM Naik Picu Inflasi

Advertorial

49 Jiwa Terdampak Kebakaran di Loa Janan Ilir, Ketua DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Lakukan Perbaikan

Advertorial

Komisi III DPRD Samarinda Bakal Panggil OPD Soal Lampu Mahkota II Mati

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perlunak Syarat SHM untuk Bangun Rumah Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Ekonomi Masyarakat Kelas Menengah Kian Tergerus