Home / Kaltim

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:24 WIB

Kaltim Siap Jadi Poros Ekonomi Maritim, Tinggalkan Ketergantungan Hutan

Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud

Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud

Bentangkaltim, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum), menegaskan bahwa saatnya Benua Etam beralih dari mengandalkan kekayaan hutan yang sudah nyaris habis, menuju pembangunan berbasis kemaritiman yang lebih menjanjikan dan berkelanjutan.

“Hutan kita sudah habis sejak 30 hingga 40 tahun lalu. Kini saatnya kita berpikir ke depan dan memanfaatkan potensi laut yang melimpah,” ujar Gubernur Harum saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di ruang kerjanya, Rabu (25/6/2025).

Rudy menjelaskan, konsesi hutan di Kaltim memang sangat panjang, mencapai 50 tahun untuk hutan alam dan bahkan sampai 100 tahun untuk hutan tanaman industri. Namun, eksploitasi tersebut membawa dampak lingkungan dan sosial yang masih dirasakan masyarakat hingga kini.

Baca juga  Desa Wisata Lok Tuan Kota Bontang Raih Juara 1 Lomba Desa Wisata Se-Kaltim

Lebih dari itu, sektor pertambangan dan perkebunan pun belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. “Setiap hari ponton batu bara melintas di Sungai Mahakam, tapi masyarakat hanya menjadi penonton tanpa menikmati manfaatnya,” kritiknya.

Melihat fakta tersebut, Gubernur Harum mengajak semua pihak untuk segera mengalihkan fokus pembangunan ke sektor kemaritiman. Potensi laut, pelabuhan, perikanan, hingga aktivitas offshore seperti ship to ship (STS) dan migas lepas pantai, diyakini mampu menjadi tulang punggung ekonomi baru Kaltim.

Langkah konkret yang akan ditempuh adalah pemetaan potensi pesisir, identifikasi wilayah strategis maritim, serta pengembangan pulau-pulau kecil. Selain itu, pembaruan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) juga akan disesuaikan dengan kewenangan provinsi demi mendukung transformasi ini.

Baca juga  350 Wartawan Siap Bertanding pada Porwada Kaltim 2024

“Kita butuh sinergi kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dukungan dari KSOP dan Kawasan Usaha Pelabuhan (KUPP). BUMD juga harus aktif terlibat dalam bisnis maritim, jangan cuma jadi penonton,” tegas Harum.

Gubernur menegaskan bahwa arah pembangunan kemaritiman ini bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata agar Kaltim bisa mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada dana transfer dari pusat.

Dengan visi besar ini, Kaltim siap menjadi pusat kekuatan ekonomi maritim nasional, mengubah wajah daerah dari lumbung sumber daya alam menjadi pelopor kemajuan berbasis laut yang berkelanjutan. (bai)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Talenta Lokal Jadi Prioritas, Kutim Bersiap Tinggalkan Ketergantungan pada Atlet Ngebond

Advertorial

Ekosistem Olahraga Kutim Diperkuat, Pembinaan Wasit dan Juri Berjalan Serius