Bentangkaltim.com, Samarinda- Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi memberikan apresiasi atas capaian kinerja Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda pada Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Realisasi fisik tercatat mencapai 47,5 persen, sementara realisasi keuangan sudah menyentuh angka 42 persen.
Iswandi, menyatakan bahwa capaian Dinas Perikanan dan Peternakan tergolong baik. Ia menilai dinas tersebut telah menjalankan fungsi penganggaran secara tepat sasaran, dengan banyak kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Secara umum di triwulan kedua sudah 47,5 persen, untuk keuangannya juga sudah 42 persen. Sudah oke lah,” ujar Iswandi.
Politisi PDIP ini menegaskan, tolok ukur utama dalam menilai keberhasilan pengelolaan anggaran bukan semata pada besarnya nilai yang terserap, melainkan pada seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia mencontohkan beberapa kegiatan Dinas Perikanan yang dinilai tepat sasaran, seperti pengadaan alat produksi perikanan, penyediaan pakan ternak, dan pengembangan program budidaya ikan.
“Bukan masalah besar atau kecilnya APBD. Tapi mau besar kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat buat apa? Kalau kecil tapi bermanfaat bagi masyarakat, nah itu baru bagus. Dia benar-benar melakukan penganggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Iswandi.
Dia pun berharap OPD lain mengikuti pola serupa dalam merencanakan program kerja. Menurutnya, jika semua OPD berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, fungsi pengawasan DPRD pun akan jauh lebih mudah dan efisien.
“Kalau semua OPD begitu, enak itu. Kita tidak terlalu pusing, malah kita support, membantu,” katanya.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi belanja daerah secara nasional pada akhir Triwulan II rata-rata berada di kisaran 35 hingga 45 persen dari total pagu APBD. Capaian fisik Dinas Perikanan Kota Samarinda yang menembus 47,5 persen menunjukkan progres yang relatif lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.
Sejumlah program yang diapresiasi antara lain distribusi alat tangkap ikan kepada nelayan, penyaluran pakan bagi pembudidaya, serta dukungan terhadap pengembangan sentra perikanan di berbagai titik wilayah Kota Samarinda. Program-program tersebut dinilai berkontribusi langsung pada peningkatan produktivitas masyarakat di sektor perikanan.
Komisi II DPRD Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mendorong seluruh mitra kerjanya agar tidak hanya mengejar penyerapan anggaran secara angka, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
(ard/lal/adv)









