Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Perda P4GN dan Penganggaran Nyata

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti saat diwawancarai media. (Bentangkaltim.com/ist).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti saat diwawancarai media. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyebutkan narkotika sebagai ancaman nyata bagi generasi muda dan telah merambah seluruh lini kehidupan, mulai dari anak usia sekolah hingga lansia, dari kalangan tidak mampu hinggap berpendidikan tinggi.

Pihaknya menilai penyebaran serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kota Samarinda perlu menjadi perhatian serius.

Puji mendorong langkah konkrit lintas sektor untuk menyelamatkan masa depan generasi muda.

Dia menegaskan pentingnya mengoptimalisasi implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurutnya, sosialisasi Perda ini harus terus diperluas ke seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga lapisan masyarakat terbawah.

Baca juga  Junaidi Pertanyakan Survey Kelayakan Hotel Atlet Apabila Menjadi Perpustakaan

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Baik masyarakat, OPD, pemerintah daerah, hingga lembaga legislatif harus bergerak serentak,” ujar Puji.

Lebih lanjut ia menjelaskan di sektor pendidikan, Komisi IV menyoroti pentingnya pencegahan dini bagi para pelajar.

Eedukasi P4GN disarankan terintegrasi secara fleksibel melalui kegiatan ekstrakurikuler, penguatan peran guru Bimbingan Konseling (BK), optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta penyisipan materi pada mata pelajaran relevan seperti PJOK, Biologi, dan Pendidikan Pancasila.

Selain itu, sinergi juga diperluas hingga ke tingkat akar rumput melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) yang memiliki jaringan hingga ke tingkat RT.

“Ini harus kita gerakkan agar masyarakat peka dan tahu potensi ancaman di lingkungannya,” tegasnya.

Baca juga  DPRD Samarinda Soroti Dampak Luas Kenaikan BBM Terhadap Ekonomi Daerah

Legislator Partai Demokrat ini juga menyoroti keterbatasan anggaran yang dihadapi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda. Sebagai daerah dengan tingkat kasus narkoba yang cukup tinggi di Kalimantan Timur, penanganan kasus narkoba di Kota Tepian membutuhkan dukungan dana yang nyata, bukan sekadar imbauan verbal.

Karena itu, DPRD Samarinda berkomitmen mengawal pengalokasian anggaran daerah untuk mendukung aksi pencegahan di lapangan, mulai dari pengadaan alat tes urine hingga kegiatan sosialisasi masif dari tingkat RT hingga lembaga pendidikan.

“Jangan sampai penanganan narkoba ini berkesan separuh hati, anggarannya minim tapi harapannya sangat besar,” ucapnya. (ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dampak Karhutla Lebih Terasa, Celni Dorong Pemerintah Pusat Naikan Status jadi Bencana Nasional

Advertorial

DPRD Samarinda Dukung Pelibatan UMKM di Teras Samarinda Tahap II, Tekankan Pentingnya Kualitas Produk

Advertorial

DPRD Samarinda Kembali Gelar RDP Bahas Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Edukasi Warga Soal Mekanisme Realisasi Usulan dalam Reses

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Gaji Guru TK/PAUD Belum jadi Perhatian Pemerintah

Advertorial

Banyak Warga Ikut Terdampak Pembangunan Hotel di Kelurahan SPD, DPRD Samarinda Bakal Panggil Instansi Terkait

Advertorial

Pembebasan Lahan Berujung Bermasalah, DPRD Samarinda Minta PUPR Selesaikan Administrasi Sebelum Proyek Dijalankan

Advertorial

Seorang Anak Jatuh dari Hotel, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Pengamanan Harus Dievaluasi Sesuai Standar