Bentangkaltim.com, Samarinda – Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah menilai pertumbuhan industri perhotelan di Kota Tepian semakin pesat ditandai dengan pembangunan sejumlah hotel baru ini dinilai dapat membuka peluang kerja baru bagi warga lokal.
Sehingga kata Helmi, peluang menyerap tenaga kerja di industri perhotelan ini perlu dimanfaatkan bagi masyarakat Kota Samarinda.
Helmi mengharapkan keberadaan hotel baru turut memprioritaskan anak muda dan warga Samarinda sebagai tenaga kerja.
“Dengan adanya penambahan hotel baru pasti akan menambah tenaga kerja. Anggap satu hotel bisa merekrut 10 sampai 20 orang. Berarti kalau hotel bertambah, maka akan bertambah juga tenaga kerja,” ungkap Helmi.
Disebutkan Helmi, untuk menangkap peluang tersebut, masyarakat perlu mempersiapkan kompetensi sehingga menjadi pertimbangan pihak manajemen perhotelan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Ia berharap tenaga kerja lokal tidak hanya mengisi posisi operasional, tetapi memiliki kemampuan untuk berkembang hingga menempati posisi strategis.
“Tentu mempersiapkan diri, sumber daya harus ditingkatkan supaya tidak hanya sebagai buruh atau staf biasa, tapi juga bisa menempati posisi strategis,” ujar Helmi.
Selain tenaga kerja, Helmi mendorong PHRI memperkuat promosi agar semakin banyak tamu dari luar daerah memilih Samarinda sebagai tempat menginap.
“Dengan adanya itu saya yakin target pendapatan untuk PHRI, khususnya hotel dan restoran, akan meningkat,” harapnya.
Menurutnya, peningkatan kunjungan akan berdampak pada pendapatan hotel dan restoran sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lainnya.
“Dengan adanya hotel baru itu tetap memprioritaskan anak-anak muda atau warga di Samarinda untuk bekerja di hotel,” pungkasnya.
Dia mengingatkan para investor agar tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal, karena Helmi meyakini sumber daya manusia (SDM) di Samarinda sangat berkompeten dan tidak kalah dengan daerah lain. (ard/lal/adv)









