Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Animo mahasiswa terhadap program Beasiswa Kutim Tuntas tahun ini meningkat tajam. Hingga batas pendaftaran, tercatat sekitar 10 ribu peserta mengajukan permohonan, atau dua kali lipat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan signifikan ini menunjukkan kebutuhan bantuan pendidikan di Kutai Timur kian tinggi.
Data sementara mengungkapkan bahwa pelamar terbanyak berasal dari jenjang diploma dan sarjana, sementara sebagian kecil merupakan siswa SMA sederajat yang mengikuti kategori prestasi.
Peningkatan ini sekaligus menandakan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin kuat.
Plt Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim, Muhammad Samsudin, mengatakan membludaknya pendaftar tahun ini melampaui estimasi awal.
“Jika tahun lalu hanya sekitar lima ribu orang, tahun ini angkanya mencapai sepuluh ribu. Ini lonjakan besar dan tentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses verifikasi,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa kenaikan jumlah pelamar salah satunya dipicu oleh dihentikannya program Beasiswa Kaltim Tuntas di tingkat provinsi, yang kini diganti dengan program Gratispol.
Perubahan tersebut membuat banyak mahasiswa kembali menggantungkan harapan pada beasiswa tingkat kabupaten.
Program provinsi dan kabupaten disebut memiliki sasaran yang berbeda, sehingga banyak mahasiswa aktif memilih mendaftar Kutim Tuntas.
“Gratispol hanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru, sedangkan program Kutim Tuntas menyasar mahasiswa aktif yang masih menjalani kuliah,” jelas Samsudin.
Antusiasme juga datang dari mahasiswa Kutim yang menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk Samarinda, Balikpapan, hingga kampus di luar Pulau Kalimantan. Selama mereka masih ber-KTP Kutim, mereka tetap memenuhi syarat pengajuan.
Pemkab Kutim berharap tingginya jumlah pendaftar dapat menjadi dorongan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Program ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan seluas mungkin tanpa membedakan latar belakang ekonomi masyarakat.
Dengan jumlah pemohon yang terus meningkat, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menjalankan proses seleksi yang transparan, bertahap, dan adil agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
Program Beasiswa Kutim Tuntas kembali menjadi harapan besar bagi ribuan pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terbentur biaya.(ADV)










