Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Ribuan warga memadati Alun-Alun Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (9/11/2025) malam, untuk menyaksikan penutupan Festival Pemuda Kreatif Kutai Timur 2025.
Malam penuh cahaya dan lantunan musik itu menjadi puncak perayaan kreativitas anak muda Kutim yang selama tiga hari terakhir berhasil memikat perhatian masyarakat dari berbagai penjuru daerah.
Festival yang ditutup pada 09 November 2025 ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, karya, dan inovasi.
Selama pelaksanaan, festival ini menghadirkan suasana berbeda di pusat kota Sangatta.
Dengan konsep camping festival, area kegiatan disulap menjadi ruang terbuka yang dipenuhi tenda-tenda UMKM, panggung pertunjukan, serta zona kreatif yang menampilkan karya anak muda lokal.
Sebanyak 58 pelaku UMKM muda turut ambil bagian, menampilkan produk kuliner, kerajinan tangan, hingga fashion lokal. Seluruh stand UMKM disediakan secara gratis oleh Dispora Kutim, sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif.
Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, S.Msi, hadir langsung menutup kegiatan tersebut.
Mahyunadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap semangat anak muda Kutim yang telah membuktikan bahwa kreativitas mampu menjadi kekuatan nyata dalam membangun daerah.
“Selama tiga hari ini kita melihat energi positif dari anak-anak muda Kutim. Mereka membuktikan bahwa kreativitas bukan hanya ide, tapi juga tindakan nyata yang bisa membangun daerah,” ujar Mahyunadi disambut tepuk tangan meriah penonton.
Kegiatan seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah pembelajaran dan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Ia berharap Festival Pemuda Kreatif bisa terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha muda, dan komunitas kreatif lokal.
“Kita ingin kegiatan seperti ini terus hidup dan berkembang. Di sinilah anak muda berlatih berorganisasi, berwirausaha, dan berkolaborasi. Inilah wajah Kutai Timur yang kreatif dan optimis,” tambahnya.
Puncak malam semakin semarak dengan penampilan penyanyi nasional Jodie yang tampil membawakan lagu-lagu andalanya.
Sorotan lampu, nyanyian penonton, dan gemerlap ponsel yang menyala menciptakan suasana hangat dan penuh euforia di bawah langit malam Sangatta.
Festival Pemuda Kreatif 2025 pun ditutup dengan penuh suka cita.
Musik, cahaya, dan semangat anak muda berpadu menjadi simbol nyata kebangkitan generasi muda Kutim yang kreatif, berdaya, dan siap membangun masa depan daerah dengan karya dan kolaborasi.(ADV)










