Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pemanfaatan Sampah jadi Energi Listrik

TPA Sambutan. (Bentangkaltim.com/ist).

TPA Sambutan. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda- Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari mengatakan Pemkot Samarinda telah menyiapkan lahan sekitar 13 hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, kondisi TPA Bukit Pinang yang kini tak lagi memadai membuat pemerintah perlu segera menyiapkan lokasi baru.

DPRD Samarinda mendukung rencana Pemerintah Kota membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan. Langkah itu dinilai menjadi solusi jangka panjang mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat di Kota Tepian.

“Kita harus menyambut baik apa yang direncanakan Pemkot karena TPA menjadi momok besar bagi masyarakat Samarinda,” ujarnya.

Baca juga  Drama Mencekam Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Celni menyebut volume sampah di Samarinda terus bertambah setiap tahun, sementara kapasitas tempat pembuangan semakin terbatas. Karena itu, pembangunan PSEL dinilai penting agar penanganan sampah tidak hanya bergantung pada sistem pembuangan akhir.

“Sampah yang berlebihan, tempat pembuangannya juga sangat terbatas karena di Bukit Pinang sudah tidak bisa kita gunakan,” katanya.

Politisi Partai NasDem itu menilai Samarinda perlu memiliki fasilitas pengolahan sampah modern dengan kapasitas besar. Selain mengurangi penumpukan sampah, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan energi listrik.

“Maka memang kita harus berproyeksi untuk memberikan solusi pembangkit yang baru dan lahan yang luas untuk menampung sampah,” tuturnya.

Baca juga  Mantan Kadisdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono Resmi Purna Tugas Dalam Dunia Pendidikan

Meski demikian, DPRD Samarinda masih akan melakukan pembahasan lanjutan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan kesiapan anggaran dan skema pembangunan proyek tersebut.

“Tapi ini kita masih melakukan hearing kembali. Setelah pansus LKPJ selesai kami akan melakukan hearing bersama dinas,” jelasnya.

Celni menyebutkan, pembangunan fasilitas PSEL membutuhkan biaya besar sehingga perlu dikaji secara matang, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

“Kita mau mencari solusi terbaik karena sekarang membangun itu juga akan butuh biaya yang besar, apalagi di era efisiensi ini,” pungkasnya.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Advertorial

Helmi Pastikan DPRD Samarinda Bantu Kegiatan GMKI Tapi Sesuaikan Kemampuan Anggaran

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dinilai Berpeluang Maju Pilkada 2029

Advertorial

Daya Beli Turun, DPRD Samarinda Dorong Pelaku Usaha Sesuaikan Stok dan Manfaatkan Program MBG

Advertorial

Bonnie Sukardi Apresiasi Langkah Bapenda, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi untuk Dukung Pembangunan Bontang

Advertorial

DPRD Samarinda Ingatkan Perusahaan Soal PHK, Tegaskan Harus Sesuai Aturan Disnaker

Advertorial

Bonnie Sukardi Dorong Penguatan Retribusi dan Pariwisata Lokal untuk Tingkatkan PAD Bontang

Advertorial

DPRD Bontang Soroti Optimalisasi Retribusi, Bonnie Sebut PAD Penopang Utama Pembangunan Daerah