Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:05 WIB

Sani Bin Husain Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Menjadi Masalah

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, saat diwawancarai wartawan terkait hasil reses. (Bentangkaltim.com/ard).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, saat diwawancarai wartawan terkait hasil reses. (Bentangkaltim.com/ard).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II sekaligus Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyatakan hasil reses Masa Sidang II Tahun 2026 akan segera dikompilasi dan dibawa ke sidang paripurna pertanggungjawaban.

Sani menjelaskan, reses yang ia lakukan selama enam hari di daerah pemilihannya, Samarinda Ulu, digelar di berbagai titik pertemuan warga, mulai dari paguyuban, majelis pengajian, hingga pertemuan besar di Air Putih. Dari rangkaian pertemuan itu, ia mencatat dua persoalan utama yang paling banyak disampaikan masyarakat.

“Yang pertama infrastruktur, masalah jalan dan drainase. Yang kedua masalah air bersih, masalah akses dan kualitas air bersih,” ujar Sani Bin Husain.

Baca juga  DBON Kaltim Cek Ketahanan Fisik Atlet Pada 7 Cabor

Menurutnya, dua persoalan itu akan disesuaikan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Wali Kota Samarinda agar bisa masuk sebagai pokok pikiran DPRD dan ditindaklanjuti pemerintah kota. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi warga yang sudah disampaikan selama reses.

Sani juga menekankan bahwa reses merupakan agenda resmi dewan yang diamanatkan undang-undang, sehingga hasilnya wajib dilaporkan melalui mekanisme paripurna. Dengan begitu, seluruh masukan masyarakat memiliki landasan formal untuk masuk ke proses perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga  Junaidi Pertanyakan Survey Kelayakan Hotel Atlet Apabila Menjadi Perpustakaan

Sementara itu, dalam rapat Banmus yang digelar pada hari yang sama, dewan juga menyepakati bahwa sejumlah agenda resmi akan dijadwalkan secara tertib melalui forum musyawarah tersebut. Mekanisme ini menjadi bagian dari penataan kerja DPRD agar setiap kegiatan berjalan sesuai aturan dan memiliki kepastian hukum.

Sani menambahkan, laporan reses yang dikumpulkan dari seluruh anggota dewan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan prioritas pembangunan ke depan. Ia berharap keluhan warga tentang jalan, drainase, dan air bersih tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar masuk dalam program kerja pemerintah kota.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Advertorial

Kuota Gas Melon Bontang Diproyeksi Turun, DPRD Dorong Pengawasan Diperketat

Advertorial

Pemadaman Listrik Bontang Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Tahun, DPRD Minta PLN Perkuat Informasi