Home / Advertorial / Bontang

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Pemadaman Listrik Bontang Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Tahun, DPRD Minta PLN Perkuat Informasi

Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam meminta kepada PLN untuk lebih cepat menginformasikan jadwal pemadaman kepada masyarakat. (Bentangkaltim.com/asr)

Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam meminta kepada PLN untuk lebih cepat menginformasikan jadwal pemadaman kepada masyarakat. (Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Pemadaman listrik bergilir di Kota Bontang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir tahun. Kondisi tersebut berkaitan dengan pemeliharaan jaringan dan penggantian sejumlah tiang listrik yang saat ini dilakukan PLN di sejumlah ruas jalan.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan pemadaman yang terjadi belakangan ini mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan kondisi sebelumnya. Politikus Golkar itu menyebut durasi pemadaman kini relatif lebih singkat.

“Kalau masalah dari regional sepertinya sudah bisa diatasi. Sekarang tinggal pemeliharaan PLN. Saya lihat pemadamannya juga tidak separah kemarin,” kata Rustam.

Menurut dia, sebelumnya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Bontang bisa berlangsung hingga enam sampai delapan jam. Kini, durasinya cenderung berada di kisaran tiga hingga empat jam, dengan jadwal pemadaman yang lebih teratur.

Rustam juga menyoroti pekerjaan penggantian tiang listrik yang terlihat di sepanjang Jalan Imam Bonjol. Menurutnya, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat sistem kelistrikan di Bontang untuk kebutuhan jangka panjang.

Baca juga  DPRD Bontang Soroti Ketepatan Pasokan BBM, Pertamina Buka Ruang Penyesuaian Distribusi

“Sepanjang Jalan Imam Bonjol itu terlihat ada pergantian tiang. Kami mengimbau masyarakat agar bisa memahami kondisi ini. Ini demi kelangsungan dan keandalan listrik dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dia berharap PLN bersama kontraktor yang terlibat dapat mempercepat pekerjaan tersebut. Terlebih, masyarakat Bontang akan menghadapi sejumlah momentum penting menjelang akhir tahun.

Rustam menilai penyelesaian pekerjaan sebelum pergantian tahun penting agar aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hotel, hingga tempat hiburan tidak kembali terganggu akibat pemadaman listrik.

Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah PLN yang mulai memperbaiki pola penyampaian informasi kepada masyarakat. Informasi pemadaman, kata dia, kini lebih mudah diketahui melalui koordinasi dengan RT dan sejumlah forum masyarakat.

Menurut Rustam, pemberitahuan lebih awal sangat penting untuk mencegah kerusakan peralatan elektronik maupun gangguan aktivitas warga.

“Kalau dulu mati listriknya seperti mati mendadak. Sekarang sudah ada informasi, sehingga masyarakat bisa mengantisipasi. Minimal H-1 atau H-2 informasi pemadaman sudah disampaikan,” tegasnya.

Baca juga  Presiden Minta Menteri BUMN Prioritaskan Korban Kebakaran Depo Pertamina

Ia meminta PLN memperkuat koordinasi dengan mitra komunikasi di tingkat kelurahan dan RT. Sebab, pemadaman listrik tidak hanya berdampak pada penerangan, tetapi juga jaringan internet dan pasokan air di sejumlah kawasan.

“Sekarang zaman digitalisasi. Semua membutuhkan Wi-Fi. Begitu listrik mati, ada daerah tertentu yang jaringan providernya ikut mati. Air juga bisa ikut terganggu,” jelas Rustam.

Karena itu, Rustam meminta masyarakat bersabar selama proses pemeliharaan dan penggantian infrastruktur kelistrikan berlangsung. Ia berharap pekerjaan tersebut benar-benar menghasilkan sistem kelistrikan yang lebih stabil setelah seluruh tahapan pemeliharaan dan overhaul selesai.

“Kita berharap PLN dan kontraktor cepat merampungkan persoalan ini. Mudah-mudahan menjelang tahun baru kondisi kelistrikan Bontang sudah lebih baik dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri