Bentangkaltim.com, BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/753/DP3AKB/2025 tentang Himbauan Pelaksanaan Sekolah Bersama Ayah dan Hari Pertama Masuk Sekolah di TK, SD, dan SMP di Kota Bontang. Surat edaran ini bertujuan meningkatkan keterlibatan aktif ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak.
Program bertajuk “Sekolah Bersama Ayah” (Sebaya) ini diinisiasi sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, terutama pada momentum penting seperti hari pertama tahun ajaran baru.
Surat edaran ini menghimbau kepala sekolah untuk mengajak orang tua, khususnya ayah, mengantar anaknya pada hari pertama sekolah. Neni Moerniaeni menekankan pentingnya peran ayah dalam pola asuh anak dan berharap ayah dapat lebih terlibat dalam pendidikan anak.
“Edaran ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan aktif ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak, khususnya pada momen penting hari pertama masuk sekolah,” ujarnya
Surat edaran ini juga meminta perangkat daerah dan perusahaan memberikan dispensasi kepada orang tua yang bekerja untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah.
“Dengan demikian, diharapkan ayah dapat lebih terlibat dalam pendidikan anak dan mendukung pertumbuhan mereka,” katanya.
Surat edaran ini diterbitkan dengan merujuk pada sejumlah regulasi nasional. Neni secara tegas mendorong keterlibatan ayah siswa pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.
Adapun empat poin utama yang tercatat dalam edaran tersebut adalah sebagai berikut:
1. Seluruh Kepala Sekolah KB/TK/RA, SD/ Mi dan SMP/ MTs agar menghimbau kepada orang tua khususnya ayah dari peserta didik untuk dapat mengantar di hari pertama sekolah.
2. Kegiatan tersebut agar didokumentasikan dan disampaikan pada link https://bit.ly/SebayaBtg paling lambat tanggal 1 Agustus 2025.
3. Sekolah Bersama Ayah (sebaya) diharapkan dapat berkesinambungan pada tiap Tahun Ajaran Baru agar meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak.
4. Kepada seluruh Perangkat Daerah, Instansi dan Perusahaan agar memberikan dispensasi kepada orang tua yang bekerja pada saat mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.
Terlebih lagi, dalam kegiatan tersebut sekolah bisa mendokumentasikan dan disampaikan langsung ke link https://bit.ly/SebayaBtq paling lambat 1 Agustus 2025.
Dalam hal ini, Plt Kadisdikbud Bontang Saparuddin secara penuh mendukung program Sebaya tersebut.
Menurutnya, ini bagian dari penerapan Gerakan Ayah Teladan Indonesia(GATI), yang bertujuan untuk meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak.
“Bisa dijadikan momen juga untuk mendekatkan diri dengan anak, maka ayah atau orang tua bisa turun untuk mendampingi anak di lingkungan barunya,” katanya.(han/adv)









