Bentangkaltim.com, Samarinda- Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan pemerintah daerah sebaiknya memusatkan perhatian pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan dan kesehatan sebelum melanjutkan proyek pembangunan berskala besar.
Hal itu diungkapkan Iswandi karena saat ini kemampuan fiskal daerah belum cukup kuat untuk menanggung tambahan proyek baru salah satunya adalah rencana pembangunan Teras Samarinda tahap III.
“Kami meminta agar proyek tersebut untuk sementara waktu ditunda dulu, karena bukan menjadi prioritas, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Sebaiknya, kata Iswandi, Pemkot Samarinda harus memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.Dengan kondisi anggaran yang terbatas, fokus utama harus diberikan pada program-program prioritas.
Politisi PDIP ini menekankan pentingnya penerapan skala prioritas dalam penyusunan program pembangunan agar tidak terjadi penambahan proyek di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Pemenuhan layanan dasar masyarakat harus menjadi perhatian utama pemerintah,” pungkasnya.
Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi dan kondisi keuangan daerah membaik, pembangunan proyek lanjutan dapat kembali dipertimbangkan.Selain itu, ia menyoroti sejumlah proyek yang hingga kini belum selesai, termasuk Terowongan Samarinda.
“Jika masih memungkinkan untuk ditunda, sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Teras Samarinda tahap I dan II sudah cukup, sementara fokus diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan, kondisi APBD saat ini belum mendukung penambahan beban pembiayaan proyek baru. Oleh sebab itu, pemerintah diminta lebih selektif dalam menentukan program pembangunan.
Sementara itu, pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027 di DPRD Samarinda masih menunggu dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dari pemerintah daerah. Dokumen tersebut biasanya mulai dibahas pada awal Juli.
(ard/lal/adv)









