Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 9 November 2024 - 13:33 WIB

Rasman Berharap Pembinaan Atlet Yang Lebih Efektif dan Terarah

Rasman Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.

Rasman Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.

Samarinda – Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rasman, memberikan tanggapan terkait hasil yang diraih oleh kontingen Kaltim dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 beberapa waktu lalu.

Ia mencermati bahwa meskipun Kaltim berhasil meraih 29 medali emas, 55 perak, dan 68 perunggu, peringkat kontingen tersebut justru mengalami penurunan, menempatkan Kaltim di posisi ke-8 dalam perolehan medali.

Rasman menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap prestasi yang diraih.

“Memang ada peningkatan jumlah medali emas, namun posisi kita di tingkat nasional justru turun. Ini menjadi evaluasi penting bagi kita dalam mempersiapkan PON 2028 di NTT-NTB,” ungkapnya.

Baca juga  Jadi Tuan Rumah HUT Pramuka ke-63 se-Kaltim, Bontang Berhasil Bentangkan Bendera Merah Putih Seluas 63 Meter

Penurunan peringkat ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, masih banyak yang perlu diperbaiki.

Lebih jauh, Rasman menjelaskan bahwa target perolehan medali emas hampir tercapai, namun hal tersebut tidak sejalan dengan penurunan peringkat. Ia menggarisbawahi perlunya evaluasi dari berbagai aspek, termasuk strategi pembinaan prestasi dan persiapan jangka panjang atlet Kaltim.

Menyangkut penghargaan bagi atlet yang berprestasi, Rasman mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi Kaltim telah mengajukan anggaran khusus untuk penghargaan tersebut. Namun, proses tersebut terhambat oleh waktu penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang baru.

“Kita sudah mengusulkan anggaran penghargaan, namun karena penetapan APBD baru dilakukan pada akhir Agustus, maka usulan kita ditunda sementara. Pemerintah ingin memastikan jumlah medali yang diperoleh sebelum menentukan besaran anggaran,” jelas Rasman. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah untuk memberikan penghargaan yang proporsional sesuai prestasi yang diraih.

Baca juga  Singa Geweh Genjot Pembangunan Inklusif, Prioritaskan Kesejahteraan dan Kemandirian Warga

Rasman juga memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan apresiasi kepada atlet dibandingkan dengan PON Papua sebelumnya. Ia menambahkan, jumlah penghargaan pasti akan lebih besar, namun belum ada kepastian kapan pencairan akan dilakukan—apakah tahun ini atau tahun depan.

Dengan berbagai catatan dan rencana perbaikan, Rasman berharap pembinaan atlet Kaltim ke depan akan lebih terarah dan efektif. Kesuksesan di PON mendatang sangat bergantung pada evaluasi dan tindakan nyata yang diambil mulai sekarang. (ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta