Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 20 November 2025 - 13:28 WIB

Singa Geweh Genjot Pembangunan Inklusif, Prioritaskan Kesejahteraan dan Kemandirian Warga

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Kelurahan Singa Geweh di Kecamatan Sangatta Selatan terus memperluas program pembangunan yang menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Pemerintah kelurahan menargetkan seluruh kebijakan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan, sehingga warga dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.

Lurah Suprianto menuturkan bahwa upaya ini dilakukan melalui penguatan program sosial, ekonomi, hingga pelestarian budaya.

“Kami memastikan seluruh agenda pembangunan memberi dampak langsung bagi warga dan menciptakan lingkungan yang harmonis,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang tengah dipacu adalah penyediaan ruang publik multifungsi dan lahan yang disiapkan kelurahan nantinya dimanfaatkan untuk fasilitas olahraga, ruang bermain anak, hingga pojok baca.

Kebijakan ini sejalan dengan program unggulan Bupati Kutai Timur yang mendorong hadirnya sarana ramah masyarakat di setiap wilayah.

Sektor pariwisata juga mendapat perhatian khusus. Pokdarwis Singa Gede kini dibina secara intensif untuk mengelola destinasi Teluk Prancis.

Baca juga  HPN 2026, PWI Bontang Ingatkan Ancaman Hilangnya Kepercayaan Publik pada Pers

Meski akses masih harus disesuaikan dengan kondisi satwa liar di sekitar kawasan, aktivitas ekowisata seperti camping tetap digerakkan sebagai upaya menarik wisatawan sekaligus menjaga kelestarian alam.

Dalam proses perencanaan pembangunan, kelurahan mengedepankan prinsip partisipatif dengan melibatkan perwakilan RT, LPM, PKK, dan tokoh adat untuk merumuskan kebutuhan prioritas sebelum diajukan ke perangkat daerah terkait.

Penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) diprioritaskan untuk penguatan sarana kelurahan dalam skala kecil, seperti perlengkapan keselamatan, pembangunan fasilitas TKTPA, serta pengadaan APAR di tiap RT.

Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan publik di tingkat lingkungan.

Di bidang ekonomi, Singa Geweh terus mendorong pemberdayaan warga lewat program bantuan pelatihan usaha. Anggaran Rp250 juta per RT digelontorkan untuk mendukung peralatan UMKM, mulai dari mesin jahit, perangkat masak, hingga peralatan laundry.

Baca juga  Mainkan Pemain Tak Sah, Malaysia Kehilangan Tiga Kemenangan di FIFA Matchday

“Hasilnya, kas RT dapat berkembang dan kembali digunakan untuk kegiatan produktif warga,” ungkapnya.

Penguatan keamanan dan kerukunan sosial menjadi bagian dari strategi kelurahan, melalui Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Kewaspadaan Dini, berbagai gesekan sosial dapat ditangani secara cepat.

Dalam lima tahun terakhir, sekitar 90 persen dari total kasus yang muncul berhasil diselesaikan di tingkat kelurahan.

Pertanian masih menjadi salah satu sektor penopang ekonomi warga dengan produk sayur-mayur dari Singa Geweh memasok sebagian besar kebutuhan pasar lokal, mencapai 60–70 persen.

Suprianto menegaskan pentingnya memperkuat sektor ini. “Ketahanan pangan adalah fondasi ekonomi warga, dan Singa Geweh terus menjaga itu lewat kolaborasi yang solid,” katanya.

Dengan dukungan masyarakat dan sinergi lintas pihak, Kelurahan Singa Geweh optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026