Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 11 November 2024 - 20:00 WIB

Dispora Kaltim Aktif Tingkatkan Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Melalui Program IPO

Suriani, Seksi Olahraga, Pendidikan, Sentra Olahraga Dispora Kaltim.

Suriani, Seksi Olahraga, Pendidikan, Sentra Olahraga Dispora Kaltim.

Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) memperkenalkan program indeks pembangunan olahraga (IPO) yang selama ini dijalankan bekerja sama dengan pusat maupun secara mandiri.

Suriani Seksi olahraga pendidikan dan sentra olahraga Dispora Kaltim menjelaskan bahwa, IPO mencakup seluruh data 9 dimensi antara lain, sumber daya manusia olahraga, ruang terbuka, literasi fisik, kebugaran, perkembangan personal, kesehatan, ekonomi, performa dan partisipasi.

“Untuk pelaksanaannya ke kabupaten/kota kita ambil di desa- desa, kemudian kita dapatkan sampling, tapi karena kita baru memulai jadi kita ambil lima kabupaten/ kota yang menjadi sampling, ada Balikpapan, PPU, Kutim, Kutai Barat, dan mungkin untuk tahun depan akan kita ambil 10 kabupaten/kota di Kaltim. Tujuannya untuk mengetahui indeks pembangunan olahraga di Kaltim tadi,” ungkap Suriani.

Baca juga  DPRD Gelar Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang III Bahas Soal Pertanggungjawaban APBD 2023

Ia juga menyebutkan guna meningkat kesadaran olahraga di Kaltim, pihaknya rutin untuk melaksanakan kompetisi olahraga.

“Kita rutin laksanakan kompetisi olahraga, setiap tahun berbeda-beda cabornya, tahun lalu panjat tebing sama sepatu roda. tahun ini pencak silat sama karate dan tahun depan insya Allah adalah judo,” sebutnya.

Ia juga berujar bahwa, animo masyarakat sangat tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan keinginan masyarakat sendiri agar tiap tahunnya bergantian cabor-cabor yang dilaksanakan .

Selain itu, Suriani juga berupaya agar partisipasi dikalangan pelajar terus meningkat, ia menyebutkan misalnya partisipasi di cabor karate yang membeludak hingga 1000 lebih peserta.

Baca juga  Memasuki Tahapan Pilkada, KPU Bontang Gelar Sosialisasi Persiapan Pembentukan PPS

“Sementara untuk pencak silat kemaren itu pemberitahuan ke kabupaten kota sedikit terlambat jadi mungkin banyak dari kabupaten/kota yang belum bisa ikut serta. Jadi kita sudah upayakan pembudayaan olahraga paling tidak melaui kompetisi kompetisi itu dan melalui IPO,” ujarnya

Diakhir, Suriani berharap melalui penyadaran ke masyarakat tentang olahraga bisa mengurangi berbagai macam penyakit.

“Kita ingin masyarakat bisa membudayakan olahraga, tidak hanya itu kita terus menarik minat masyarakat untuk berolahraga, karena hasil survey minat olahraga kita sedikit sekali jauh dari 50 persen,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta