Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 10 November 2025 - 20:39 WIB

Pemkab Kutim Matangkan Konsep Smart City, Dorong Akselerasi Transformasi Digital

Trisno, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat saat memberikan sambutan dalam agenda Sosialisasi Program Smart City

Trisno, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat saat memberikan sambutan dalam agenda Sosialisasi Program Smart City

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui kegiatan Sosialisasi Program Smart City 2025 yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kutim di Hotel Victoria Sangatta, Senin (10/11/2025).

Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat perangkat daerah, perwakilan dunia usaha, serta akademisi yang memiliki komitmen dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Kutim.

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setkab Kutim, Trisno, menegaskan bahwa penerapan Smart City merupakan langkah nyata dan bukan sekadar program.

“Zaman sekarang adalah zaman digital. Kalau kita tidak mampu menyesuaikan diri, kita akan tertinggal. Karena itu, Smart City bukan hanya program, tetapi kebutuhan mutlak demi mewujudkan Kutim yang maju menuju 2045,” ujar Trisno di hadapan peserta.

Baca juga  Monumen Pancasila Sakti, Pengingat Abadi Pengorbanan Pahlawan Revolusi

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Kutim Maju 2045 melalui penerapan konsep Smart City.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah dalam menghadapi tantangan zaman sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pemkab Kutim telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun pondasi Smart City, terutama pada aspek Smart Governance,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi langkah Kominfo yang telah memperluas konektivitas digital di seluruh kecamatan, dari 141 titik desa dan kelurahan di Kutim, kini telah terhubung jaringan internet.

Namun, ia juga menegaskan pentingnya integrasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar seluruh sistem digital dapat saling terhubung dan bekerja efektif.

Baca juga  Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur Kaltim Resmi Dibuka, Ketua KONI Kaltim Sampaikan Harapan

“Integrasi adalah kunci. Tanpa keterpaduan antar-OPD, dunia usaha, dan masyarakat, Smart City tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Selain Smart Governance, Trisno turut menyoroti pentingnya penguatan Smart Economy dan Smart People sebagai bagian tak terpisahkan dalam pembangunan daerah berbasis teknologi.

Tak hanya itu, Trisno menekankan bahwa teknologi seharusnya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.

“Teknologi harus memudahkan, bukan menyulitkan. Karena itu, masyarakat juga harus terus dibekali literasi digital agar bisa memanfaatkan teknologi secara produktif,” tutupnya.

Penerapan Smart City di Kutim diharapkan tidak hanya menjadi proyek teknologi, tetapi juga gerakan bersama menuju daerah yang cerdas, terhubung, dan sejahtera di masa depan.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina

Advertorial

Sejumlah Ruas Jalan di Palaran Masih Gelap, DPRD Samarinda Dorong Percepatan PJU

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Polemik Dapur MBG Diselesaikan Secara Clear and Clean

Advertorial

DPRD Samarinda: Rencana Pemindahan Aktivitas Pelabuhan Masih Sebatas Arah Kebijakan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Aksi Boti Hunter Jangan Sampai Berujung Persekusi

Advertorial

DPRD Samarinda Sudah Usulkan Transportasi Massal, Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Evaluasi Sistem SPMB hingga Tinjau Puskesmas