Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 21 November 2025 - 10:05 WIB

Hadapi Tekanan Fiskal, Pemkab Kutim Koreksi Arah Pembangunan Daerah

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mempersiapkan langkah antisipatif menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 mendatang.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), arah pembangunan daerah kini tengah dikaji ulang agar tetap realistis di tengah keterbatasan anggaran.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kutim, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapedda, Noviari Noor, menyebut proses penyusunan ulang ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. “Kita tidak ingin ada program yang mangkrak. Semua tetap berjalan, tapi dengan penyesuaian prioritas,” ujarnya, Jumat (22/11/2025).

Baca juga  Ratusan Atlet Lari Internasional Ikuti BIUT 2024

Menurutnya, pendekatan baru yang diambil lebih menekankan pada efektivitas penggunaan anggaran dan setiap rupiah harus berdaya guna tinggi.

Program strategis seperti peningkatan pendidikan, layanan kesehatan, dan visi misi kepala daerah tetap menjadi prioritas utama.

Selain itu, Bappeda terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memperbaiki sistem data keuangan daerah.

Baca juga  Pelantikan Pimpinan DPRD Bontang Ditargetkan Sebelum HUT Kota ke-25, Tunggu SK Gubernur

Langkah ini penting agar kebijakan yang diambil berbasis informasi aktual. “Dengan data yang akurat, kita bisa menentukan arah kebijakan lebih tepat dan menghindari pemborosan,” terang Noviari.

Kondisi ini menjadi ujian bagi pemerintah daerah untuk lebih mandiri dalam mengelola pendapatan.

Ia menjelaskan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti membangun. Justru ini momentum untuk berbenah dan memperkuat pondasi ekonomi daerah.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator

Advertorial

Pemerataan Pendidikan Belum Tuntas, DPRD Samarinda Usul Subsidi Silang untuk Sekolah Swasta

Advertorial

Sri Puji Kritik Kurikulum SD yang Tak Nyambung: TK Dilarang Calistung, tapi Buku Kelas 1 Sudah Cerita

Advertorial

Samarinda Kena Potong DBH hingga 40%, Celni: Efisiensi Makin Kencang

Advertorial

Andriansyah Dorong Aplikasi Bank Sampah dan Solusi TPS Ilegal Jadi Satu Sistem

Advertorial

APBD Samarinda 2026 Dipangkas Hampir Rp2 Triliun, Deni Hakim Anwar: Program RT Tetap Berjalan