Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 21 November 2025 - 14:08 WIB

Jembatan Telen Tak Kunjung Rampung, Mobilitas Warga Terus Terganggu

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Proyek pembangunan Jembatan Telen kembali menunjukkan progres yang lambat, hingga November 2025, konstruksi masih berhenti pada satu tiang utama yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Kondisi ini membuat mobilitas warga di wilayah Telen masih terhambat, terutama ketika curah hujan.

Sejak dimulai pada 2023, jembatan ini diproyeksikan dapat menjadi akses vital bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi air.

Namun, sejumlah kendala teknis dan faktor alam membuat proses pengerjaan jauh dari target seperti belum adanya pengecoran lanjutan pada tiang utama memperlihatkan pekerjaan masih berada pada tahap awal.

Camat Telen, Petrus Ivung, menjelaskan bahwa keadaan alam menjadi tantangan utama yang menghambat penyelesaian proyek. Menurutnya, banjir yang berulang membuat pekerja tidak dapat bekerja optimal.

Baca juga  Andi Faiz Kembali Bacakan Teks Proklamasi Dalam Hut RI ke-79 di Stadion Taman Prestasi Bontang

“Banjir yang berturut-turut membuat pengecoran tidak bisa dilakukan karena arus air terlalu deras,” ungkap Petrus.

Ia menambahkan bahwa kualitas pengerjaan harus tetap diperhatikan, sehingga tidak dapat dilakukan dalam kondisi ekstrem.

Keamanan pekerja dan kelayakan struktur menjadi pertimbangan utama di lapangan. Selain itu, proses pengangkutan material dari Dinas Pekerjaan Umum juga membutuhkan waktu karena akses menuju lokasi tidak mudah.

Keterlambatan pembangunan ini membuat aktivitas warga semakin sulit karena pada musim hujan, jalur menuju sejumlah pemukiman menjadi tidak dapat dilalui kendaraan.

Warga terpaksa kembali menggunakan perahu kecil untuk keluar-masuk desa, meski risiko keselamatannya cukup tinggi.

Baca juga  Samarinda Bersatu untuk Palestina, Semangat Kemanusiaan di Stadion Kadrie Oening

Petrus berharap pembangunan jembatan dapat dilanjutkan sesegera mungkin pada tahun berjalan dan menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Telen.

“Harapan saya jembatan ini bisa segera rampung, karena ini satu-satunya akses yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Meski belum ada laporan resmi mengenai persentase progres, pemerintah kecamatan menyatakan siap berkoordinasi dengan dinas teknis terkait percepatan pembangunan.

“Kami berharap tidak ada lagi hambatan besar yang membuat target kembali meleset,” tutupnya.

Dengan kondisi masyarakat yang masih harus menghadapi akses terbatas, penyelesaian jembatan ini menjadi urgensi agar konektivitas wilayah dapat kembali normal.

Pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap proyek ini agar kepentingan warga dapat terpenuhi.(ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta