Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:23 WIB

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyampaikan pandangannya terkait dukungan Pemerintah Kota Samarinda terhadap UMKM. (Bentangkaltim.com/ard).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyampaikan pandangannya terkait dukungan Pemerintah Kota Samarinda terhadap UMKM. (Bentangkaltim.com/ard).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, pada Selasa (26/05/2026) menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun nyata-nyata memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kota ini, berdasarkan sejumlah indikator yang ia lihat langsung di lapangan.

Menurut Sani, setidaknya ada empat indikator yang membuktikan komitmen pemerintah kota terhadap UMKM. Pertama, tersedianya kredit tanpa bunga yang memudahkan pelaku usaha kecil mengakses permodalan. Kedua, penyelenggaraan berbagai event dan penutupan ruas jalan, seperti di Jalan Kusuma Bangsa yang secara rutin memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan dan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.

“Yang pertama ditunjukkan dari adanya kredit tanpa bunga. Yang kedua diadakannya acara-acara bahkan ada penutupan jalan di Kusuma Bangsa untuk mereka berjualan. Ada tiap hari tertentu. Ini bentuk perhatian, kan?” ujar Sani.

Baca juga  Maju Pilkada, Ketua DPRD Bontang Telah Terima Surat Pengunduran Diri Muhammad Aswar

Indikator ketiga adalah program pelatihan UMKM yang mencakup aspek pengemasan (packaging) dan pembinaan berkelanjutan hingga produk benar-benar siap bersaing di pasar. Sani menyebut hal ini diakui langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda dalam sebuah kesempatan yang pernah ia hadiri bersama. Indikator keempat adalah dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui penyelenggaraan event-event yang menarik massa, yang secara tidak langsung menggerakkan aktivitas jual-beli di sekitar lokasi kegiatan.

Sani juga menyinggung potensi stadion Segiri dan kandang Borneo FC sebagai magnet wisata olahraga yang bisa mendongkrak omzet UMKM lokal. Menurutnya, setiap pertandingan sepak bola besar yang digelar berpotensi menyedot ribuan penonton yang membutuhkan makanan, minuman, dan berbagai produk UMKM di sekitar venue. Ia optimis Dinas Pemuda dan Olahraga telah memiliki rencana untuk memaksimalkan sinergi antara event olahraga dan pemberdayaan UMKM.

Baca juga  Rasman Dorong Pelaksanaan TC Menuju Pra Popnas Menjadi Moment Membangun Kesolidan Tim

“Jika ditanya adakah perhatian pemerintah kota terhadap UMKM? Pasti ada. Apalagi untuk Borneo FC. Jika pertandingan bermain di kandang itu pasti akan mengundang banyak wisatawan, dan Dinas Pemuda dan Olahraga pasti akan melakukan upaya-upaya untuk memanfaatkan momentum itu bagi UMKM,” kata Sani.

Anggota Fraksi PKS ini mendorong agar sinergi antara program pemberdayaan UMKM dan event olahraga semakin diperkuat ke depannya. Menurutnya, potensi ekonomi yang bisa tercipta dari pertemuan antara penonton olahraga dan pelaku UMKM lokal sangat besar dan belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pemerintah kota.

Sani berharap Dinas terkait semakin aktif menjembatani kepentingan pelaku UMKM dengan penyelenggara event, sehingga setiap hajatan olahraga besar di Samarinda tidak hanya menghasilkan prestasi di lapangan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri