Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 27 November 2025 - 17:44 WIB

Status Berubah, Akses Tetap Dijaga: Jalan Pendidikan Kini Sepenuhnya Tanggung Jawab Provinsi

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Peralihan kewenangan Jalan Pendidikan di Sangatta kini resmi menempatkan jalur tersebut di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Penetapan yang dikeluarkan Dinas PUPR Kaltim sejak tahun lalu itu mengubah mekanisme kerja antarinstansi dalam menangani rekayasa lalu lintas maupun pemeliharaan fisik jalan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Kutim, Zulkarnain, menyampaikan bahwa perubahan status ini membuat seluruh tindakan teknis tidak lagi berada dalam lingkup Pemkab Kutim.

“Sebelumnya jalan ini masih berstatus jalan kabupaten, tetapi sekarang seluruh kewenangannya sudah berpindah ke provinsi,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

Baca juga  Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Konsekuensinya, pemerintah daerah tidak dapat serta-merta melakukan perbaikan, pemasangan fasilitas, maupun penambahan rambu tanpa persetujuan provinsi.

Setiap penanganan harus melalui proses koordinasi, sementara Dishub Kutim hanya dapat memberikan masukan berdasarkan temuan di lapangan.

Perubahan kewenangan tersebut juga perlu diketahui publik agar tidak terjadi salah paham terkait waktu penanganan perbaikan.

Koordinasi lintas instansi kerap membuat proses administrasi membutuhkan waktu lebih panjang sebelum eksekusi teknis dilakukan.

Zulkarnain menegaskan bahwa persepsi masyarakat mengenai lambatnya penanganan harus disesuaikan dengan kondisi baru ini.

Baca juga  Gandeng BNSP dan Disnaker, Pupuk Kaltim Gelar Sertifikasi Welder Bagi 50 Warga Bontang

“Perbaikan yang diharapkan warga tetap kami usulkan, tetapi pelaksanaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi,” jelasnya.

Meski demikian, Dishub Kutim menyatakan komitmennya untuk tetap melakukan pemantauan dan memberikan dukungan teknis agar arus kendaraan di Jalan Pendidikan tetap terjaga.

Pemerintah daerah juga terus membangun komunikasi intensif dengan Pemprov Kaltim demi memastikan kebutuhan lapangan dapat ditangani secara optimal.

Dengan kolaborasi berkelanjutan antara dua tingkat pemerintahan, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan diharapkan tetap terjaga meskipun status pengelolaan telah bergeser.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina