Home / Bontang

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:16 WIB

Bontang Kuala Bergejolak Soal Retribusi, Pelaku UMKM Khawatir Pengunjung Menurun

Bontang,- Polemik penerapan retribusi di kawasan wisata Kampung Atas Air Bontang Kuala menjadi perhatian luas masyarakat Kota Bontang dalam beberapa hari terakhir. Simulasi penarikan retribusi yang dilakukan pemerintah menuai beragam respons, mulai dari dukungan terhadap upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga kekhawatiran warga dan pelaku usaha yang menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan kunjungan wisatawan.

Menindaklanjuti keresahan yang berkembang, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang menghadiri mediasi bersama sejumlah pihak terkait di Aula Kelurahan Bontang Kuala, Minggu (10/5/2026). Pertemuan tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Bontang dan turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten II, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Lembaga Adat Bontang Kuala, perwakilan masyarakat, hingga pelaku UMKM setempat.

Mediasi berlangsung cukup dinamis. Warga menyampaikan keberatan terhadap rencana tarif masuk kawasan wisata Bontang Kuala yang dinilai belum melalui sosialisasi secara menyeluruh. Sejumlah pelaku UMKM juga mengaku khawatir kebijakan tersebut berdampak langsung pada jumlah pengunjung dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada sektor wisata dan kuliner.

Baca juga  MPLS SDN 001 Bontang Selatan Digelar Dua Pekan, Kepsek : Bangun Keakraban dan Percaya Diri Siswa Baru

Isu ini bahkan menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai grup masyarakat di Bontang. Banyak warga mempertanyakan urgensi penerapan retribusi di tengah kondisi kunjungan wisata yang dinilai belum sepenuhnya stabil. Beberapa media lokal juga menyoroti kondisi Bontang Kuala yang disebut mengalami penurunan jumlah pengunjung pasca uji coba retribusi diberlakukan.

Dalam forum mediasi, pemerintah menegaskan bahwa simulasi retribusi dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan wisata dan optimalisasi PAD sektor pariwisata. Namun demikian, aspirasi masyarakat menjadi perhatian utama sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme maupun besaran tarif yang dianggap tidak memberatkan pengunjung maupun warga setempat.

Sebagai langkah meredam situasi yang berkembang di tengah masyarakat, simulasi retribusi di kawasan wisata Bontang Kuala diputuskan dihentikan sementara selama satu pekan ke depan. Penghentian sementara ini dilakukan sambil menunggu kajian lanjutan yang akan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan warga dan pelaku usaha di Bontang Kuala.

Baca juga  10 Makanan yang Bisa Tingkatkan Resiko Diabetes

Pemerintah juga memastikan bahwa pembahasan terkait retribusi tidak berhenti pada mediasi tersebut. Dalam waktu dekat, seluruh pihak terkait akan kembali diundang untuk membahas formulasi terbaik mengenai penerapan retribusi kawasan wisata, termasuk mekanisme pengelolaan, skema tarif, hingga dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Keputusan penghentian sementara simulasi retribusi disambut positif oleh sebagian warga. Mereka berharap pemerintah dapat menemukan solusi yang mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan pendapatan daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dari wajah pariwisata Kota Bontang. (bai)

Share :

Baca Juga

Bontang

Festival Kampung Bawis Berbas Pantai Meriah, Balap Ketinting Jadi Primadona

Bontang

PWI Bontang Audiensi ke Badak LNG, Apresiasi Dukungan Berkelanjutan untuk Program Pers

Advertorial

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Bontang

Pengurus PWI Bontang Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Dorong Wartawan Profesional dan Berintegritas

Bontang

Neni Moerniaeni Dorong Kurban Mandiri, OPD Tak Lagi Gunakan APBD

Bontang

Kenaikan LPG Nonsubsidi Tekan Daya Beli Warga Bontang

Bontang

Mutasi ASN Pemkot Bontang, Ratusan Pejabat Berganti Posisi, Simak Daftar Lengkapnya

Bontang

Besok, Bontang Lakukan Mutasi Pejabat: Siapa yang Bergeser?