Home / Advertorial / Kaltim

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:09 WIB

Anggota DPRD Samarinda Luncurkan Aplikasi Sani Mendengar, Warga Bisa Lapor Aspirasi 24 Jam

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, saat menjelaskan aplikasi aspirasi digital miliknya. (Bentangkaltim.com/ard)

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, saat menjelaskan aplikasi aspirasi digital miliknya. (Bentangkaltim.com/ard)

Bentangkaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, memperkenalkan aplikasi “Sani Mendengar” sebagai sarana baru bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan sepanjang tahun.

Menurut Sani, aplikasi tersebut dibuat agar warga tidak hanya bergantung pada masa reses untuk menyampaikan persoalan di lingkungan mereka. Melalui aplikasi itu, masyarakat bisa langsung mengirim laporan lengkap berisi nama, alamat, nomor handphone, lokasi masalah yang dihadapi, serta foto.

“Aplikasi itu saya buat sendiri. Warga bisa buka, isi nama, alamat, nomor handphone, keperluannya apa, posisi di mana, lalu langsung dikirim,” kata Sani Bin Husain.

Sani mengklaim aplikasi itu aktif selama 24 jam dengan staf yang standby memantau laporan masuk. Ia juga menyebut sebagian laporan sederhana, seperti kerusakan jalan, bisa ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari satu minggu.

Baca juga  Buang Sampah ke Laut, Alfin Minta Pemkot Berikan Kapal Khusus Untuk Warga Selangan

Ia menjelaskan, ide membuat aplikasi itu lahir dari kebiasaannya memanfaatkan teknologi agar komunikasi dengan warga lebih cepat dan efisien. Sani bahkan menyebut dirinya belajar secara otodidak dari buku pemrograman berbasis web sebelum akhirnya mampu merancang sistem tersebut secara mandiri.

Selain aplikasi, Sani juga menyiapkan buku laporan berjudul “Sani Bersuara” sebagai dokumentasi atas aspirasi yang masuk dan tindak lanjut yang telah ia perjuangkan. Dua instrumen itu, kata dia, menjadi pelengkap untuk memastikan suara warga tidak berhenti di forum pertemuan semata.

Baca juga  PPDB Berubah jadi SPMB, Berikut Sistem Penerimaan Murid Baru 2025 SD, SMP, SMA: Jenis Jalur hingga Syarat

Inovasi digital tersebut juga menunjukkan upaya anggota dewan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan layanan aspirasi kepada masyarakat. Dengan cara ini, warga dapat menyampaikan keluhan tanpa harus menunggu jadwal reses atau tatap muka langsung dengan wakilnya di DPRD.

Sani berharap aplikasi itu dapat dimanfaatkan secara luas oleh warga Samarinda, khususnya di daerah pemilihannya, sebagai jalur komunikasi yang lebih cepat, praktis, dan terdokumentasi. Ia menilai pola ini penting agar penanganan aspirasi bisa lebih responsif dan berkelanjutan.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Advertorial

Kuota Gas Melon Bontang Diproyeksi Turun, DPRD Dorong Pengawasan Diperketat

Advertorial

Pemadaman Listrik Bontang Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Tahun, DPRD Minta PLN Perkuat Informasi