Home / Bontang

Rabu, 17 Januari 2024 - 14:44 WIB

Awal Tahun 2024 Seorang Bocah 13 Tahun Meninggal Karena Terjangkit DBD

 

Bentangkaltim.com, Bontang – Januari 2024 ditemukan kasus angka kematian pertama akibat Demam Berdarah Dengue (DBD).

Seorang anak berumur 13 tahun yang berasal dari Kelurahan Gunung Telihan meninggal dunia karena penyakit tersebut.

Diketahui, anak tersebut masuk ke rumah sakit pada tanggal 8 Januari 2024 kemarin.

Kabid Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada Bontang dr Tri Ratna Paramita mengungkapkan kondisi pasien terus mengalami penurunan sehingga nyawa pasien tak tertolong dan meninggal pada hari Senin (15/1/2024).

Pasien juga membutuhkan tranfusi trambosit. Sedangkan kondisi pasien mengalami penurunan tiap harinya, sehingga nyawa pasien tak tertolong,” sebutnya.

Baca juga  Ambalan SMPN 7 Bontang Borong Juara 1 Dalam Event Gemaracana

Ratna juga menjelaskan bahwa pasien DBD pada bulan Januari ini sudah cukup meningkat.

“Peranakan nyamuk terbilang cepat untuk berkembang biak. Apalagi di cuaca yang gampang lembab, yang bisa kita lakukan dalam pencegahan untuk sekarang ini rutin melaksanakan 3M,” jelasnya.

Adalah 3M yakni, Menguras tempat penampungan air. Menutup tempat-tempat penampungan air. Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

Adapun penanganan by person yakni dengan edukasi pentingnya melakukan pembersihan lingkungan agar tidak ada jentik nyamuk dan penggunaan lotion anti nyamuk.

Baca juga  Walikota Cabut Gugatan Tapal Batas Kampung Sidrap, Ini Tanggapan Ketua DPRD Bontang

Sebagai informasi, Kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) di  Bontang masih tinggi, sejak awal tahun 2023 tercatat kasus DBD mencapai 399 orang. Kasus terbanyak di kota Bontang diduduki oleh Kelurahan Telihan dengan 68 kasus. berikutnya menyasar Bontang Baru yakni 41 dan Loktuan 40 kasus. Sementara kasus terendah berada di Bontang Kuala yaitu sembilan.

Saat ini, Pemkot Bontang program Wolbachia sedang berlangsung dan baru saja berjalan dalam upaya pencegahan DBD, masyarakat tetap harus melaksanakan 3M.(han)

Share :

Baca Juga

Bontang

Kusnadi Resmi Gantikan Suriadi Said Pimpin PWI Bontang

Bontang

HPN 2026, PWI Bontang Ingatkan Ancaman Hilangnya Kepercayaan Publik pada Pers

Advertorial

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Bontang

Catat Sejarah, Kelurahan Satimpo Juara 1 Tingkat Nasional Dalam Ajang Lomdeskel

Bontang

Neni Moerniaeni Lantik 6 Pejabat, Fokus Tekankan Kinerja, Integritas, dan Ketahanan Fiskal dan Peningkatan Layanan Publik

Bontang

Neni Moernaeni Tegas: Pejabat OPD dengan Kinerja Buruk Siap-Siap Tukin Dipotong

Bontang

ONE STEP yang Mengubah Segalanya: Kisah Perjuangan MBPKT di Thailand

Bontang

Saat STITEK Bontang Mulai Menyusun Jalan Menuju Universitas